Beberapa kasus mogoknya kapal pesiar di perjalanan terjadi beberapa bulan ini. Yang terbaru, kapal pesiar Carnival Dream terjebak di Karibia karena masalah teknis. 5.600 Penumpang pun kecewa!
Niatnya jalan-jalan mewah, malah berujung menjadi bencana. Para penumpang kapal pesiar Carnival Dream harus menerima pengalaman pahit. Mereka terjebak di dalam kapal karena masalah teknis, hingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Ini adalah kejadian kedua setelah kapal pesiar Carnival Triumph dari perusahaan yang sama, mengalami masalah mesin. Dilansir dari The Sydney Morning Herald, Kamis (15/3/2013), kapal pesiar ini terjebak di Pelabuhan St Maarten, Karibia. Carnival Dream terjebak setelah kerusakan pada generator diesel daruratnya di hari Rabu (13/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Carnival Dream mengatakan, gangguan terjadi pada lift dan toilet. Tapi, hanya satu toilet saja yang meluap dan menyebabkan banjir. Meski demikian, kapal pesiarnya sendiri tidak pernah kehilangan daya.
Pihak Carnival Dream juga mengungkapkan, perusahaan telah mengatur jadwal penerbangan penumpang. Baik penerbangan melalui charter atau penerbangan yang dijadwalkan secara rutin, menuju Orlando, AS sebagai tujuan akhir perjalanan kapal pesiar ini. Penumpang akan mendapatkan pengembalian biaya senilai tiga hari perjalanan dan mendapat potongan setengah harga untuk perjalanan selanjutnya.
"Bagaimana bisa peristiwa dua kapal seperti ini terjadi dalam waktu yang berdekatan?" cetus salah satu penumpang Carnival Dream kepada CNN.
Sebelumnya pada bulan Februari 2013 lalu, Carnival Triumph terombang-ambing di laut sekitar 150 mil dari Semenanjung Yucatan, Meksiko. Kapal pesiar mewah ini mengalami kebakaran mesin yang berakibat terlantarnya para penumpang di tengah lautan.
The Cruise Lines International Association (CLIA), asosiasi kapal pesiar dunia, memproyeksikan jumlah orang yang memakai kapal pesiar pada tahun ini akan naik 3,3 persen. Industri kapal pesiar memang mengalami beberapa masalah pada awal tahun ini. Tapi, pihak dari kapal pesiar terbukti dapat menanggulangi setiap masalah dan memberikan garansi yang baik kepada penumpang.
Dari website CLIA, sebuah kapal pesiar menjalani lebih dari 60 kali inspeksi keselamatan, lingkungan dan kesehatan setiap tahunnya. The US Coast Guard juga memeriksa semua kapal pesiar di AS sesuai dengan peraturan negara dan internasional.
(aff/fay)










































