Awal Maret 2013 lalu, World Economic Forum kembali mengeluarkan laporan tahunan 'Travel and Tourism Competitiveness Report'. Laporan ini berupa data kasar dan data survei yang mencakup lusinan variabel. Salah satu variabelnya adalah besarnya tingkat keterbukaan masyarakat lokal terhadap turis asing yang datang ke negaranya.
Survei tersebut bertajuk 'Executive Opinion Survey' dengan 15.000 responden dan daftar peringkat 140 negara. Hasilnya berupa range angka dari 1-7. Angka 1 untuk yang tidak terbuka dan angka 7 untuk negara yang sangat terbuka terhadap wisatawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Islandia (6,8)
2. Selandia Baru (6,8)
3. Maroko (6,7)
4. Macedonia (6,7)
5. Austria (6,7)
6. Senegal (6,7)
7. Portugal (6,6)
8. Bosnia dan Herzegovina (6,6)
9. Irlandia (6,6)
10. Burkina Faso (6,6)
Islandia dan Selandia Baru menempati posisi teratas negara paling ramah wisatawan di dunia. Beberapa peringkat selanjutnya didominasi oleh negara-negara di Benua Eropa dan Afrika.
Lalu bagaimana dengan Indonesia? Dari 140 negara, Indonesia berada di peringkat 114 dengan nilai 5,8. Nilai yang sama dengan Qatar, Nigeria, Panama, Lithuania, Argentina, dan Tanzania.
Indonesia dikalahkan oleh beberapa negara lain di Asia Tenggara seperti Vietnam di peringkat 108 (5,9); Brunei Darussalam di peringkat 76 (6,2); Malaysia di peringkat 58 (6,3); dan yang tertinggi adalah Thailand di peringkat 13 (6,6).
5 Negara terendah yaitu Latvia dan Kuwait (5,2), Federasi Rusia (5,0), Venezuela (4,5), dan di posisi terakhir adalah Bolivia (140).
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Setuju Nggak, Orang-orang Jepang Paling Sopan?
Turis Adu Jotos di Kereta gegara Persoalan Sepele, Penumpang Lain Kena Imbas