Indonesia sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim, menjadi pilihan bagi turis Arab yang mau liburan. Terbukti dari tingginya kunjungan turis Arab, khususnya dari Uni Emirat Arab ke Indonesia.
"Selain negara-negara di Asia peningkatan kunjungan juga terjadi pada turis Arab. Pada bulan Februari 2013 meningkat 35,4 persen," jelas Menteri Parekraf, Mari Elka Pangestu dalam jumpa pers Pencapaian Wisatawan Februari 2013, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (4/4/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai ini lebih tinggi dibandingkan India, Bahrain, Malaysia, dan Mesir, yang juga termasuk paling tinggi tingkat kedatangannya. India hanya meningkat 14 persen, Bahrain 12,2 persen, Malaysia 12,1 persen, dan Mesir 10,6 persen.
Menurut Bendahara Umum Associaton of The Indonesian Tour and Travel Agencies (ASITA) Usmiati, peningkatan turis Arab karena adanya promosi yang memudahkan kedatangan mereka ke Indonesia.
"Kerja sama antara maskapai Garuda Indonesia dengan Etihad tentu membantu aksesibilitas kedatangan turis Arab," kata Usmiati.
Selain itu, juga akan ada kerja sama dengan Kementerian Agama untuk menangani dan menarik perhatian turis Arab. Liburan yang turis Arab lakukan di Indonesia pun cenderung lama.
"Kedatangan mereka bisa sampai 2 minggu atau bahkan 1 bulan di Indonesia," tutup Usmiati.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Arahan Prabowo, Bandara Husein dan Adi Sutjipto Diaktifkan Lagi untuk Penerbangan Sipil
Viral Baling-Baling Pesawat Diikat Cable Tie, Wings Air Buka Suara
Bandara Husein Bangkit Lagi? Farhan Senyum Lebar Dapat Sinyal dari Prabowo