Tanjakan, Hutan dan Gelap Malam Menuju Landak

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ekspedisi Women Across Borneo

Tanjakan, Hutan dan Gelap Malam Menuju Landak

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Rabu, 10 Apr 2013 08:18 WIB
Tanjakan, Hutan dan Gelap Malam Menuju Landak
Aksi Women Across Borneo (Sastri/detikTravel)
Landak - Hari kedua ekspedisi Women Across Borneo adalah bersepeda sampai Kota Landak di Kalimantan Barat. 5 Srikandi menempuh medan 130 Km berupa tanjakan, hutan dan gelap malam.

Selasa (9/4/2013) adalah hari kedua berlangsungnya Women Across Borneo yang diselenggarakan oleh perusahaan wisata outdoor Caldera. Setelah kemarin menempuh 55 Km dari Pontianak dan kemping malam harinya, kali ini perjalanan yang ditempuh cukup berat yaitu 135 Km dari Kecamatan Peniraman menuju Kota Landak.

Beratnya perjalanan kali ini bukan hanya soal jarak, tapi juga medan. 60 Km pertama jalanan cukup datar, hanya ada beberapa tanjakan yang tak terlalu terjal. Tapi sisanya, kelima srikandi Indonesia ini akan menempuh medan tanjakan cukup berat dengan banyak kelokan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berasa banget capeknya, apalagi lewat tanjakan yang tidak terlalu terjal tapi nggak habis-habis, nanjak terus," kata Lindawati, Ketua Panitia etape cycling Women Across Borneo sesaat setelah tiba di Kota Landak.

Selama perjalanan, kelima peserta sempat beristirahat di beberapa lokasi. Salah satunya adalah Kecamatan Mandor untuk menikmati makan siang.

"Setelah itu sempat kena hujan juga. Paling ngeri waktu sore menjelang malam, lewat jalan hutan, mulai gelap dan banyak truk," tambah Samantha, salah satu peserta Women Across Borneo.

Sesuai jadwal, kelima peserta tiba di Kota Landak pukul 20.07 WIB. Berbeda dengan malam sebelumnya, mereka malam ini menginap di salah satu hotel di Kota Landak.

"Besok rencananya mulai gowes agak siang. Paginya mau ke beberapa tempat wisata dulu di Landak. Mungkin mulai gowes jam 11.00 WIB," tambah Samantha.

Bagaimana petualangan 5 perempuan ini menjelajah Borneo? Tunggu kisah selanjutnya hanya di detikTravel.

(shf/shf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads