Puluhan atraksi budaya dipentaskan pada Festival Teluk Jailolo di Halmahera Barat. Salah satu yang paling ditunggu-tunggu adalah Parade Gerobak Sapi. Parade ini dimulai pagi hari, saat festival memasuki hari terakhir.
Puluhan warga Jailolo menjadi peserta. Suasana bertambah seru ketika ratusan warga lainnya berbondong-bondong datang untuk menonton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Parade Gerobak Sapi tahun ini diikuti 42 peserta. Tak kurang dari 200 orang terlibat di dalamnya. Parade ini sekaligus menjadi pengingat dan penyelamat eksistensi gerobak sapi yang menjadi transportasi para petani untuk membawa hasil bumi.
"Gerobak sapi jangan hanya diceritakan orang, tapi kita harus saksikan dan lihat sendiri," ujar Namto.
Parade Gerobak Sapi berlangsung meriah. Gerobak-gerobak dihias hasil bumi seperti ubi, singkong, sayur-sayuran, hingga daun kelapa. Para peserta mengarak gerobaknya keliling Kota Jailolo. Masyarakat juga terlihat antusias, anak kecil hingga orang tua menontonnya di pinggir jalan.
"Festival Teluk Jailolo itu untuk mengangkat budaya-budaya yang lama," papar Namto.
Pemenang Parade Gerobak Sapi akan mendapatkan hadiah jutaan rupiah. Tapi pada intinya, parade ini hadir untuk menyelamatkan budaya dan tradisi Halmahera Barat.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok