Gara-gara Cuaca Panas Ekstrem, Taj Mahal Ditinggal Wisatawan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Gara-gara Cuaca Panas Ekstrem, Taj Mahal Ditinggal Wisatawan

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Rabu, 22 Mei 2013 16:33 WIB
Gara-gara Cuaca Panas Ekstrem, Taj Mahal Ditinggal Wisatawan
Taj Mahal di Kota Agra, India (Reuters)
Agra - Sebagai tempat wisata paling terkenal di Kota Agra, India, Taj Mahal selalu dijejali wisatawan. Tapi beberapa hari ini suhu udara sangat panas, mencapai 46 derajat Celcius! Taj Mahal pun sepi pengunjung.

"Suatu pemandangan langka, pintu masuk Taj Mahal tanpa antrean beberapa hari belakangan ini," tutur salah satu staf hotel di dekat bangunan tersebut, seperti dilansir dari The Times of India, Rabu (22/5/2013).

Ini adalah puncak musim panas di India. Tak main-main, suhu udara di Kota Agra mencapai 45,9 derajat Celcius. Bahkan, pihak dari Archaeological Survey of India (ASI) berkata panasnya cuaca beberapa hari ini sampai 'memakan korban'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seorang turis, Jai Ram dari Chennai, pingsan di Taj Mahal karena heat stroke. Pengunjung lainnya harus diberikan perawatan medis darurat," tutur mereka.

Menyusutnya jumlah wisatawan yang berkunjung Taj Mahal rupanya juga berpengaruh terhadap tingkat hunian hotel. Destinasi wisata lain di Kota Agra yakni kompleks Fatehpur Sikri di Agra Fort juga dikunjungi sedikit wisatawan.

"Biasanya saat liburan musim panas, Anda hanya bisa melihat anak muda dan wisatawan domestik. tapi bahkan jumlah mereka merosot karena temperatur yang panas," tutur Abhinav Jain, pemilik toko kerajinan tangan di gerbang timur Taj Mahal.

(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads