"Suatu pemandangan langka, pintu masuk Taj Mahal tanpa antrean beberapa hari belakangan ini," tutur salah satu staf hotel di dekat bangunan tersebut, seperti dilansir dari The Times of India, Rabu (22/5/2013).
Ini adalah puncak musim panas di India. Tak main-main, suhu udara di Kota Agra mencapai 45,9 derajat Celcius. Bahkan, pihak dari Archaeological Survey of India (ASI) berkata panasnya cuaca beberapa hari ini sampai 'memakan korban'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyusutnya jumlah wisatawan yang berkunjung Taj Mahal rupanya juga berpengaruh terhadap tingkat hunian hotel. Destinasi wisata lain di Kota Agra yakni kompleks Fatehpur Sikri di Agra Fort juga dikunjungi sedikit wisatawan.
"Biasanya saat liburan musim panas, Anda hanya bisa melihat anak muda dan wisatawan domestik. tapi bahkan jumlah mereka merosot karena temperatur yang panas," tutur Abhinav Jain, pemilik toko kerajinan tangan di gerbang timur Taj Mahal.
(sst/sst)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030