Ketika Para Pakar Pariwisata Gabung Kekuatan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ketika Para Pakar Pariwisata Gabung Kekuatan

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Selasa, 04 Jun 2013 13:25 WIB
Ketika Para Pakar Pariwisata Gabung Kekuatan
Mari Elka Pangestu (Sastri/detikTravel)
Jakarta - Pengurus Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) resmi dikukuhkan. Organisasi ini menghimpun para pakar pariwisata yang bekerjasama dengan Kemenparekraf untuk pengembangan ilmu pariwisata di Indonesia.

"Ilmu pariwisata memiliki progress luar biasa, kombinasi dari beragam ilmu seperti komunikasi, ekonomi, arsitektur, dan lain-lain menjadi sebuah ilmu murni pariwisata tahun 2008," tutur Menparekraf Mari Elka Pangestu saat acara pengukuhan anggota ICMI di Balairung Soesilo Soedarman, Kemenparekraf, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (4/6/2013).

Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) dibentuk sebagai langkah pengembangan ilmu pariwisata sebagai ilmu murni di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepengurusan Dewan Pusat ICPI terdiri dari Prof Azril Azahari PhD sebagai Ketua Umum, Dr Tonny Hendratono sebagai Wakil Ketua I, Dr Diena M Lemy APar MM sebagai Wakil Ketua II, Ir Kusmayadi MM sebagai Sekjen, Dr Dewa Putu Oka APar sebagai Wakil Sekjen.

"Saya suka kata Cendekiawan dipakai di nama badan ini. Hal itu membuktikan kalau pelaku pariwisata bukan cuma berasal dari pendidikan formal. Empu misalnya, tidak belajar keris secara formal tapi dialah yang paling tahu seluk-beluk keris," tutur Mari.

Berkembangnya ilmu pariwisata terlihat jelas di Indonesia. Pengajuan pembukaan Perguruan Tinggi Pariwisata baru, angkanya bertambah sekitar 12% dibanding tahun 2010.

"Ilmu pariwisata sekarang dipelajari bukan cuma di D3 tapi S1, bahkan sampai S2," tutur Ketua Umum ICPI, Prof Azril Azahari, PhD dalam kesempatan yang sama.

Mari menekankan pentingnya ilmu pariwisata bagi sebuah negara. Oleh karena itu, tambah Mari, ilmu pariwisata bisa diaplikasikan bagi anak-anak muda Indonesia.

(ptr/fay)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads