Dubes: Jangan Nonton 'Argo', Iran Aslinya Lebih Bagus

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Dubes: Jangan Nonton 'Argo', Iran Aslinya Lebih Bagus

Fitraya Ramadhanny - detikTravel
Jumat, 07 Jun 2013 18:11 WIB
Dubes: Jangan Nonton Argo, Iran Aslinya Lebih Bagus
Dubes Mahmoud Farazandeh (tengah) (Hasan/detikFoto)
Jakarta - Iran adalah negara dengan budaya yang erat dengan Indonesia, namun masih jarang traveler Tanah Air pergi ke sana. Iran mengaku sering mendapat pencitraan buruk dari negara barat. Padahal, Iran aslinya sangat indah.

Siapa yang tahu film 'Argo' yang mengisahkan soal tahanan politik Iran. Meskipun mendapat penghargaan, rupanya film ini dianggap tidak menggambarkan keadaan Iran sesungguhnya. Itulah yang dikatakan Dubes Iran untuk Indonesia Mahmoud Farazandeh dalam perbincangan khusus dengan detikTravel.

"Jangan nonton 'Argo', itu tidak menggambarkan Iran yang sesungguhnya," kata Farazandeh, di kantor detikcom, Jakarta, Jumat (7/6/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, Iran adalah negeri yang cinta damai namun sering dituduh macam-macam oleh negara Barat. Padahal, tanpa segala tudingan itu, Iran adalah sebuah destinasi wisata yang menawan.

"Kita punya salju di gunung dan orang bisa main ski, pantai yang bagus di Teluk Persia dan pertanian yang indah di tengah-tengahnya," kata Farazandeh.

Dia mengajak para traveler Indonesia berkunjung ke Iran. Menurut dia, Iran memberlakukan Visa on Arrival untuk wisatawan Indonesia.

"Nah kalau wartawan tetap harus membuat visa, karena untuk izin membawa kamera foto dan video," jelas dia.

Farazandeh menjamin, Iran memiliki sistem transportasi yang bagus. Ada MRT di kota besar dan bus antar kota untuk memudahkan traveler wara-wiri di Negeri Persia itu.

"Untuk akomodasi, termasuk hotel dan makan tidak sampai USD 100 per hari. Bisa jauh lebih murah, tergantung hotelnya. Banyak juga hotel apartemen yang bisa diisi 3-4 orang," kata Farazandeh.

Untuk mempromosikan Iran kepada masyarakat Indonesia, Kedubes Iran akan lebih menggiatkan aneka festival budaya di Jakarta. Festival Tahun Baru Nowruz dan Festival Film Iran di Gedung Usmar Ismail Kuningan, menurut dia banyak diminati warga Indonesia.

(fay/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads