Liburan Sekolah, Antara Harga dan Kualitas
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Liburan Sekolah

Liburan Sekolah, Antara Harga dan Kualitas

- detikTravel
Kamis, 20 Jun 2013 07:51 WIB
Liburan Sekolah, Antara Harga dan Kualitas
Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Liburan sekolah jadi momen yang pas untuk traveling sekeluarga. Ada yang memilih destinasi yang jauh seperti luar negeri, ada juga yang dekat dan sekadar piknik. Apakah murah-mahalnya biaya berpengaruh terhadap kualitas traveling?

Banyak orang bilang, harga sebanding dengan kualitas. Tak sedikit traveler yang percaya, semakin mahal biayanya, agenda traveling akan semakin berkualitas. Semakin jauh destinasinya, semakin banyak pengalaman yang didapat. Benarkah demikian?

"Tidak, bukan seperti itu. Tak masalah jauh atau dekatnya destinasi liburan. Murah atau mahalnya tergantung bujet yang dimiliki orang tua," jelas psikolog dari Personal Growth, Ratih Ibrahim saat dihubungi detikTravel, Kamis (20/6/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai perencana traveling, orang tua-lah yang harus mengalokasikan bujet traveling. Ratih menekankan, untuk urusan traveling, harga tidak berpengaruh terhadap kualitas. Yang perlu diingat orang tua adalah bagaimana cara membuat agenda liburan menjadi berkualitas terutama untuk anak.

"Meski itu dekat, yang penting kebersamaannya. Kualitas obrolan, candaan, dan pengalamannya. Meski itu piknik di taman misalnya, nggak apa-apa kok. Yang penting anak mendapat angin segar dan bebas dari kegiatan belajar sekolahnya," tambah Ratih.

Lalu bagaimana dengan paket tur wisata? Banyak agen perjalanan menyediakan paket wisata baik domestik maupun mancanegara. Meski lebih mahal, orang tua tak perlu susah payah membuat itinerary. Tinggal daftar, tentukan tanggal, langsung berangkat.

"Paket tur wisata juga sah-sah saja digunakan, asal tujuannya jelas. Ya kalau traveling sekeluarga waktu liburan sekolah, harus jelas tujuannya, yang kira-kira membuat anak-anak senang. Taman hiburan misalnya, atau traveling keliling kota," tutur Ratih.

Atas kepraktisan ini, wajar kalau paket tur wisata harganya lebih mahal. Apalagi bulan Juni-Juli yang adalah peak season, waktunya anak-anak libur sekolah. Tapi menurut Ratih, hal itu wajar adanya.

"Wajarlah kalau paket tur wisata banyak yang lebih mahal. Tapi berkualitas atau tidaknya tergantung orangtua masing-masing. Nggak usah dipaksakan kalau bujetnya terbatas, yang penting kebersamaan," paparnya.

(sst/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads