Saat berkunjung ke Bandara Kualanamu, Kamis (25/7/2013), detikTravel mencatat ada 4 keunikan yang tidak ada di bandara lain di Indonesia:
1. Terintegrasi dengan Kereta Api
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk naik kereta, traveler hanya dikenakan biaya Rp 80.000 per orang. Anda juga dapat menempuh Medan-Kualanamu hanya dalam waktu 30 menit.
2. Tidak ada jasa porter
PT Angkasa Pura II memutuskan untuk menghapus jasa porter di Banda Kualanamu. Alasan Direktur Utama AP II, Tri S Sunoko, karena di luar negeri sudah tidak ada bandara yang pakai jasa porter. Selain itu, jasa porter banyak mendapatkan keluhan dari penumpang.
3. Pengantar boleh masuk sampai ruang Check In
Tidak seperti di bandara lain di Indonesia yang membolehkan pengantar hanya sampai batas pintu masuk. Di Kualanamu pengantar boleh masuk sampai ruang check in.
Batas akhir pengantar adalah di ruang check in tersebut, dan pengantar tidak boleh masuk sampai ruang tunggu. Namun desain bandara yang modern pengantar masih bisa melihat penumpang yang duduk di ruang tunggu.
4. Dijaga 'Transformers'
Sebagai bandara termegah di Indonesia, wajar saja jika pengamanannya harus ketat. Sehingga bandara ini dijaga langsung oleh 'Transformers'.
Para penjaga bandara yang dimaksud adalah mobil pemadam kebakaran canggih jenis Carmichael Cobra. Ada dua buah truk jenis ini yang disiapkan PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Kualanamu untuk berjaga-jaga di lokasi.
Truk berwarna merah ini dikenal juga sebagai robot bernama Sentinel Prime di film layar lebar 'Transformers: Dark of The Moon' besutan sutradara Michael Bay. Dalam film itu, Sentinel yang berwujud robot raksasa bisa menyamar jadi truk Carmichael Cobra saat berada di jalanan umum.
Sentinel yang awalnya baik malah membelot ke pihak musuh di akhir filmnya. Nah, semoga Sentinel Prime versi Bandara Kualanamu tidak ikutan jadi jahat karena mereka tugasnya mengamankan pesawat jika terjadi kecelakaan, misalnya kebakaran.
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi
Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung Ditarik ke Politik, Jokowi: Nggak Nyambung
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar