Dari News.com, Kamis (1/8/2013), sebuah situs booking online Australia, Hotelclub.com melakukan survey seperti apa layanan yang diinginkan para tamu di hotel. Pindah ke kamar yang lebih mahal secara gratis, ternyata bukan keinginan utama para tamu.
Berdasarkan survei, sebanyak lebih dari dari 22 persen traveler memilih waktu check-out lebih lama dan check-in lebih awal ketika meminta layanan hotel. Hal ini memperlihatkan betapa traveler lebih memilih tidur lebih lama di kamar yang nyaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, sebanyak 10 persen traveler menginginkan fasilitas gratis menginap bagi anak-anak mereka. Lalu ada 9 persen pelancong juga mengharapkan fasilitas pijat di hotel. Ada lagi 4 persen permintaan akan sebotol wine gratis. Hanya kurang dari 1 persen tamu hotel membutuhkan layanan pengasuh dan pengadaan sandal hotel.
Presiden HotelClub, Nicolas Chu mengatakan, hasil survey menunjukkan upgrade kamar tidak selalu menjadi prioritas utama wisatawan.
"Sementara kita semua suka bermimpi liburan yang mewah di sebuah hotel dengan fasilitas upgrade, tampaknya traveler sebenarnya membutuhkan ekstra waktu lebih banyak di destinasi wisata mereka. Oleh karena itu mereka menginkan awal check-in atau keterlambatan check-out," ujar Chu.
Chu menambahkan fakta ini merupakan kejutan untuknya. Menurutnya, biasanya tamu sering berbicara bagaimana cara untuk mengupgrade kamar. Tapi permintaan check-in awal diduga sebagai keinginan mereka untuk mengeksplor lebih destinasi, dan membutuhkan jam beberapa tambahan jam tidur.
Fasilitas kualias hotel, kamar dan layanan pelanggan yang baik adalah penting bagi wisatawan. Kalau tamu hotel Indonesia, apa yang kira-kira mereka inginkan ya?
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Viral Baling-Baling Pesawat Diikat Cable Tie, Wings Air Buka Suara
Setuju atau Tidak Bandara Husein & Adisutjipto Dibuka Lagi?
Aduh, Bocah Jatuh ke Kandang Gajah Ragunan Diduga Kelalaian Orang Tua