Curang! Pramugari Diminta Bohong Soal Uang Kembalian

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Curang! Pramugari Diminta Bohong Soal Uang Kembalian

Johanes Randy - detikTravel
Selasa, 13 Agu 2013 15:20 WIB
Curang! Pramugari Diminta Bohong Soal Uang Kembalian
Pesawat Ryanair (ilovestudyabroad.com)
London - Maskapai budget asal Irlandia, Ryanair, diprotes para traveler. Mereka menuding pihak maskapai menginstruksikan para pramugari untuk berbohong soal uang kembalian, untuk menambah keuntungan maskapai.

Dilansir dari News.com, Selasa (13/8/13), pramugari Ryanair diduga telah diinstruksikan untuk meningkatkan keuntungan perusahaan dengan tidak memberi uang kembalian ketika penumpang membeli dari trolley. Awak kabin telah diimbau untuk mengikuti aturan 'keep the change' dalam dokumen pelatihan.

Awak kabin diperintahkan untuk memperdaya penumpang dengan mengatakan tidak memiliki uang kembalian untuk makanan atau minuman yang dibeli penumpang. Bahkan, penumpang dianjurkan untuk membelanjakan sisa uang dengan barang yang seharga dengan uang kembalian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anjuran tersebut terdapat dalam dokumen bernama Tips Penjualan Ryanair yang dibuat oleh Retail In Motion, perusahaan yang membidangi usaha ritel dalam penerbangan. Perusahaan tersebut dipekerjaan oleh Ryanair untuk mengatur penjualan produk dalam penerbangan, dari menu hingga saran penjualan.

Bos Ryanair, Michael O'Leary selama ini terkenal dengan ide anehnya untuk meningkatkan pendapatan dengan menekan pengeluaran. Juru bicara Ryanair mengatakan saran penjualan tersebut merupakan dokumen pelatihan yang digunakan oleh orang ketiga.

"Kebijakan Ryanair adalah memberi uang kembalian dengan segera kepada penumpang. Kalau tidak ada uang kembalian, awak kabin mencatat nomor bangku dan jumlah uang kembalian, dan dikembalikan sebelum akhir penerbangan," kata Jubir Ryanair.

Sedangkan, Juru bicara Retail In Motion meminta maaf atas ketidakjelasan dalam dokumen tersebut. Mereka mengatakan doumen itu telah ditarik dan telah direvisi.

Berita tersebut semakin menambah daftar kontroversi dari Ryanair. Sebelumnya mereka membuat kebijakan bagi pilotnya untuk mengurangi kecepatan pesawat demi menghemat pengeluaran bahan bakar.

(ptr/fay)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads