Rod Petrovic selaku penyelenggara WPC di Indonesia mengatakan acara ini merupakan bentuk kelahiran kembali untuk dunia pewayangan. Pergelaran ini juga bertujuan untuk mendekatkan anak muda pada seni pendalangan.
"Kami berupaya mendekatkan dan mengenalkan wayang sebagai sahabat anak-anak. Di Praha pun, kami mempunyai puppet. Namun pertunjukkan puppet terbaik tetaplah wayang tradisional Indonesia," ujarnya sambil menunjukkan boneka puppet khas Praha, dalam jumpa pers Wayang World Puppet Carnival (WPC) 2013, di Gedung Midplaza II, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Rabu (21/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biar tidak ada gep lagi antara anak muda dan seni pendalangan. Beberapa caranya antara lain bisa dengan sosialisasi wayang melalui pendidikan normal, wayang masuk ke dalam gadget, dan semakin memperluas pergelaran wayang," demikian ujarnya.
Sedangkan menurut Hashim Djojohadikusumo, Ketua Yayasan Arsari Djojohadikusumo, Wayang World Puppet Carnival 2013 bisa menjadi sarana pendidikan bagi anak muda untuk bebas korupsi. Dia prihatin akan minat anak muda Indonesia yang lebih tertarik pada film-film seperti Spiderman dan Transformers dari pada menonton pertunjukkan wayang.
"Kami prihatin anak muda lebih tertarik pada film-film seperti Spiderman dan Transformers. Kami ingin kasih tahu kalau Indonesia punya budaya wayang yang bisa kita banggakan. Sebagai contoh kisah wayang Pandawa melawan Kurawa. Meski Pandawa hanya beranggotakan 5, namun dengan keadilannya mereka bisa melawan kejahatan Kurawa yang jumlahnya banyak. Ini adalah contoh kalau wayang bisa menjadi pendidikan seperti berusaha melawan korupsi," tutupnya.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok
Hotel Legendaris di Gerbang Malioboro Kembali Beroperasi