World Muslim Tour Operations Conference 2013 resmi dibuka di Ningxia, China. Konferensi tingkat internasional ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta dari 20 negara.
Beberapa operator tour yang datang mengikuti konferensi ini antara lain berasal dari Indonesia, Malaysia, Iran, China, Taiwan, Brunei Darussalam, Singapura, Mesir dan Arab Saudi. Tujuannya tentu untuk memperkenalkan wisata muslim di dunia, khususnya China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, lanjutnya semakin banyak orang yang mencari wisata muslim. China, tambah Naser, telah memiliki wisata yang dicari itu bahkan telah dikenal hingga Mesir, Libya dan masih banyak lagi.
"Konferensi ini penting sekali untuk mempromosikan pariwisata muslim, khususnya yang ada di China," tutupnya.
Dari Indonesia, ada 15 delegasi yang mengikuti konferensi ini. Semuanya berasal dari Association of The Indonesia Tours & Travel Agencies (ASITA) Jakarta.
Dalam acara ini, China juga mengambil kesempatan untuk memperkenalkan Ningxia. Ningxia ada daerah China yang dihuni oleh penduduk mayoritas muslim. Seluruh peserta pun akan diajak berkeliling Ningxia untuk lebih mengenal potensi pariwisata yang dimiliki daerah ini.
Ada banyak pariwisata muslim yang ditawarkan Ningxia. Salah satu yang paling diandalkan adalah Sand Lake.
Di sana, wisatawan diajak untuk melihat gurun pasir. Sesaat, turis pasti serasa berada di Mesir. Betapa tidak, di sana Anda bisa menemukan unta dan gurun pasir yang luas. Pengunjung pun bisa secara langsung merasakan serunya menunggang unta.
(sst/sst)










































