Salah satu daya tarik pada Festival Danau Batur di Kintamani, Bali adalah atraksi anjing-anjing Kintamani. Namun sayang, untuk tahun ini, anjing-anjing ras Kintamani yang diakui di dunia itu, tak bisa tampil karena stres.
"Anjing-anjingnya stres karena tempatnya kan ramai," kata Bagus Surya, ketua panitia penyelenggara Festival Danau Batur 2013 kepada detikTravel, Minggu petang (22/9/2013) saat ditemui di dermaga Desa Kedisan, Kintamani, Bangli, tempat digelarnya festival tahunan ini.
"Mungkin tahun depan harus dipikirkan tempat khusus yang lebih tenang untuk anjing-anjing tersebut," imbuh Bagus di hari terakhir pagelaran Festival Danau Batur yang berlangsung 20-22 September 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun 2012 lalu, ada sekitar 50 ekor anjing yang tampil dalam event tahunan yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Bangli.
Saat itu, anjing-anjing lucu tersebut mengikuti lomba makan dan fashion show. Beberapa ciri khusus anjing Kintamani adalah bentuk moncong dan telinga yang menyerupai serigala, serta ekor yang melingkar seperti spiral.
Yang menarik, meski namanya anjing Kintamani, namun ternyata tempat penangkaran hewan ini berada di luar Bali. "Penangkarannya di Malang (Jawa Timur). Masyarakat sini memang belum serius soal ini," tandas Bagus.
(sst/sst)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA