Traveler yang liburan di Banyuwangi kini tak perlu repot mencari penginapan murah. Pemerintah setempat baru saja meresmikan dormitory pertama khusus para backpacker atau budget traveler.
"Ini adalah dormitory pertama. Kami akan segera membuat dormitory kedua yang lebih besar. Kami juga membina homestay-homestay yang sudah ada di tempat penduduk di sekitar destinasi wisata," Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat meresmikan dormitory tersebut, Sabtu (28/9).
Penginapan murah ini bertema dormitory atau asrama ini berada di Jalan Ahmad Yani, Banyuwangi. Tarifnya adalah Rp 50.000 per malam. Kapasitasnya adalah 28 orang dan dilengkapi lukisan-lukisan tentang alam dan sejarah Banyuwangi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konsep penginapan ini, lanjut Anas mengambil konsep sederhana, hijau dengan banyak tanaman dan kamar-kamar yang praktis. Menurutnya, tempat ini cocok untuk tempat istirahat para backpacker yang akan atau sudah datang dari berbagai tempat wisata.
"Cocok untuk tempat istirahat bagi backpackers yang akan menuju atau sudah datang dari Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, Pantai Sukamade, perkebunan kopi, dan destinasi wisata lainnya," ujar Anas.
Di depan dormitory tersedia fasilitas penunjang yang memadai. Di depannya akan ada kedai kopi khas Banyuwangi. Tak jauh dari dormitory telah ada taman dan ruang publik dengan fasilitas Wifi.
"Di seberang juga sudah ada beberapa gerai usaha kecil dan menengah (UKM) penyedia aksesoris, kaos, dan kuliner khas Banyuwangi seperti rujak soto dan nasi tempong," jelas Anas.
(ptr/ptr)












































Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bule Swiss Ejek Nyepi di Bali, PHDI Buka Suara