11 Keluhan Traveler Paling Konyol

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

11 Keluhan Traveler Paling Konyol

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Rabu, 16 Okt 2013 12:30 WIB
11 Keluhan Traveler Paling Konyol
Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Terkadang, keluhan yang keluar dari mulut traveler kepada hotel atau travel agent tergolong tak masuk akal. Beberapa keluhan ini misalnya, mungkin terdengar lucu bagi kita. Tapi keluhan itu benar-benar terjadi!

Dilansir dari News Australia, Kamis (16/10/2013), berikut 11 keluhan traveler paling konyol. Kekonyolan ini akibat ketidaktahuan traveler itu sendiri terhadap kondisi cuaca, geografis atau budaya, dan selebihnya karena pengharapan yang terlalu berlebihan dari para traveler.

Keluhan-keluhan ini dikumpulkan oleh agen perjalanan, perusahaan travel online, dan hotel dari berbagai belahan dunia:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. "Saya digigit nyamuk. Brosurnya tidak menyebutkan kalau di sini ada nyamuk."
2. "Terlalu banyak orang Spanyol di sana. Resepsionisnya bicara bahasa Spanyol, makanannya ala Spanyol. Tidak ada yang bilang kalau di sini akan banyak sekali orang asing."
3. "Butuh 9 jam terbang dari Jamaika ke Inggris, padahal dari Jamaika ke Amerika cuma 3 jam. Ini tidak adil."
4. "Pasirnya tidak seperti yang di brosur. Brosur Anda memperlihatkan pasirnya putih, aslinya agak kuning."
5. "Saya yakin pernah tinggal di hotel ini pada kehidupan sebelumnya. Saya tidak bisa menginap di sini lagi."
6. "Kenapa tidak ada kanguru yang loncat-loncat keliling Kota Sydney? Saya kecewa."
7. "Mereka harusnya melarang berjemur tanpa busana di pantai. Hal itu sangat mengalihkan perhatian suami saya yang ingin bersantai."
8. "Waktu liburan ke Goa di India, saya jijik banget karena hampir semua restoran menyuguhkan kari. Saya tidak suka makanan pedas."
9. "Kami mengantre di tempat terbuka untuk masuk ke kapal, dan tidak ada AC di sana."
10. "Tidak ada yang bilang kalau ada ikan di air. Anak-anak saya ketakutan."
11. "Saya dan tunangan memesan kamar twin bed, tapi dapatnya double bed. Anda sekarang harus tanggung jawab karena saya hamil. Saya tidak akan hamil kalau dapat kamar twin bed."

(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads