Soal Pembebasan Gadget di Pesawat, Bergantung Kominfo

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Soal Pembebasan Gadget di Pesawat, Bergantung Kominfo

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Jumat, 01 Nov 2013 16:36 WIB
Soal Pembebasan Gadget di Pesawat, Bergantung Kominfo
Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Otoritas penerbangan AS (FAA) mengeluarkan peraturan baru: traveler boleh menyalakan gadget mulai dari take-off sampai landing. Peraturan ini belum diterapkan di Indonesia. Kemenhub masih menunggu keputusan Kominfo.

Peraturan yang dikeluarkan FAA itu saat ini belum diberlakukan di Indonesia. Pihak Kemenhub sedang melakukan proses evaluasi, mulai dari kesiapan pesawat sampai gadget yang digunakan para penumpang.

"Kita belum tahu kapan pastinya, sampai proses evaluasi selesai. Sekarang masih menunggu keputusan Kominfo," tutur Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang Erfan saat dihubungi detikTravel, Jumat (1/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiap peraturan yang dikeluarkan FAA belum tentu bisa diterapkan di Indonesia. Soal penerbangan, lanjut Bambang, ada beberapa hal yang dievaluasi mulai dari pesawat sampai gadget yang digunakan.

"Pesawat yang digunakan di tiap negara kan beda-beda, jadi perlu ada evaluasi tersendiri. Sama halnya dengan WiFi di pesawat yang sudah bisa digunakan di Indonesia. Itu sudah melewati evaluasi," paparnya.

Peraturan menggunakan gadget dalam pesawat terbukti makin longgar. Dulu, tak boleh ada gadget apa pun yang dinyalakan saat penerbangan. Sebelum munculnya peraturan terakhir dari FAA, gadget (dengan airplane mode untuk ponsel) hanya boleh dinyalakan di atas ketinggian 10.000 kaki.

(sst/aff)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads