Rasa penasaran tentang patung yang berputar sendiri ini ikut menggelitik ahli getaran, Steve Gosling. Ia pun melakukan percobaan dengan menempatkan tiga sumbu khusus di bawah patung. Gunanya untuk mengambil getaran dari kaki yang melangkah.
Gosling pun menemukan kalau gerakan patung bertepatan dengan getaran kaki pengunjung yang datang. Ketika tidak ada lagi aktivitas pejalan kaki pada malam hati, patung pun ikut berhenti berputar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gosling pun menjelaskan mengapa di antara banyak patung, hanya patung Mesir ini saja yang berputar. Ternyata kuncinya ada di bagian dasar patung yang berbentuk cembung.
"Ada benjolan di bagian bawah yang membuatnya lebih rentan terhadap getaran dibanding patung lain yang memiliki dasar datar," jelasnya.
Sebelumnya, pemberitaan seputar misteri patung Mesir ini cukup menghebohkan. Ini adalah sebuah patung Mesir peninggalan dari tahun 1800 sebelum Masehi, yang mempunyai tinggi hanya 25 cm dan sudah ada di Museum Manchester selama 80 tahun.
Keanehan mulai muncul ketika patung yang ada di dalam kotak kaca ini berubah posisi. Sempat diduga, patung ini berubah posisi karena digeser kurator museum. Masalahnya, kurator tidak melakukan hal itu. Wisatawan pun menduga ada kekuatan gaib pada patung tersebut sampai akhirnya Gosling mengungkapkan temuannya.
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Di Lampung, Jokowi Jalani Tradisi Injak Kepala Kerbau