Tembok Besar China telah bertahan selama lebih dari 2.200 tahun. Masifnya turis yang datang ke membuat banyak pihak kuatir akan eksistensi keajaiban dunia tersebut. Namun ternyata, turis bukanlah satu-satunya pihak yang menentukan eksistensi Tembok Besar China.
Adalah para petani lokal, yang ternyata menggunakan material bangunan untuk membuat infrastruktur. Mulai dari jalan setapak, pondasi bangunan, sampai untuk kepentingan bertani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagian Tembok Besar China yang berada di dekat Beijing sudah terpantau dengan baik. Namun hal itu berbeda dengan bagian yang ada di pedalaman China. Panjang tembok ini mencapai 6.400 Km.
"Kami berusaha untuk menghentikan masyarakat desa menghancurkan Tembok Besar. Tapi bagian yang diambil materialnya tidak termasuk ke wilayah yang diproteksi. Kami tidak bisa berbuat apa-apa," tutur Chen Jun dari Longxi County Museum.
Tembok Besar China terbuat dari batu, bata, kayu, dan berbagai material lainnya.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong