5 Hal Paling Bodoh yang Dilakukan Turis Amerika

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

5 Hal Paling Bodoh yang Dilakukan Turis Amerika

Faela Shafa - detikTravel
Kamis, 12 Des 2013 17:50 WIB
5 Hal Paling Bodoh yang Dilakukan Turis Amerika
(Thinkstock)
Jakarta - Banyak wisatawan yang kerap membuat Anda menengok dua kali entah karena kelakuannya atau pakaiannya yang aneh. Berikut 5 hal paling bodoh yang dilakukan oleh turis asal Amerika Serikat. Apa saja?

Dihimpun oleh Budget Travel yang dikutip oleh Huffington Post, Kamis (12/12/2013), berikut 5 hal paling bodoh yang dilakukan wisatawan asal AS:

1. Berpakaian dan berkelakuan seperti turis

(Thinkstock)
Tak ada yang menyalahkan jika Anda ingin bertingkah seperti turis. Namun tolong, ada batasannya. Sayangnya, banyak turis asal AS yang tidak peduli dengan hal itu. Mereka akan memilih kostum yang langsung menandakan bahwa mereka seorang turis.

Mulai dari memakai baju oleh-oleh murahan hingga memakai sendal dengan kaus kaki. Hal ini akan membuat beberapa orang menengok aneh, beberapa lainnya akan memandang dengan khawatir.

2. Mempertontonkan uang di tempat umum

(Thinkstock)
Bukan berarti mereka ingin pamer sedang memiliki banyak uang. Turis asal AS memang kadang lupa bahwa mereka sedang berada di negara orang dan tidak sadar bahaya yang sedang mengintai.

Mereka bisa dengan santai membuka dompet yang berisi banyak uang tunai di tempat umum. Mereka juga bisa menghambur-hamburkan uang yang membuat mereka menjadi sasaran empuk para penjahat.

3. Beranggapan semua bisa selesai dengan uang

(Thinkstock)
Banyak turis asal AS yang berlaku seenaknya karena mereka beranggapan uang bisa menyelesaikan segalanya. Mereka bisa saja berkelakuan menyebalkan di restoran dan membayar segala kerugian dengan uang.

Mereka juga bisa bertingkah tidak menyenangkan di suatu tempat karena merasa sudah membayar jasa tersebut. Padahal, tidak semua hal bisa dibayar dengan uang.

4. Mencari makanan Amerika di luar negeri

(Thinkstock)
Mereka bisa saja mencapai destinasi-destinasi eksotik yang ada di seluruh dunia. Namun bukan berarti mereka mau mencoba segalanya. Banyak turis asal AS yang tak mau mencoba kuliner yang tidak cocok di lidah mereka.

Hasilnya, mereka rela mengubek sebuah kota demi menemukan restoran AS seperti restoran fast food dan sejenisnya. Padahal, mencoba kuliner baru jadi pengalaman liburan yang menyenangkan.

5. Tak berusaha mempelajari bahasa lokal

(Thinkstock)
Merasa bahasa Inggris adalah bahasa global sering membuat wisatawan asal AS enggan belajar bahasa lokal tujuan wisata. Mereka beranggapan semua orang akan mengerti jika menggunakan bahasa Inggris.

Jadi, jangan heran jika ada turis AS yang bersikukuh berbicara bahasa Inggris pada orang lokal yang tidak mengerti sama sekali. Padahal sebenarnya belajar bahasa lokal meski hanya satu atau dua kata bisa memperkaya pengetahuan Anda.
Halaman 2 dari 6
Tak ada yang menyalahkan jika Anda ingin bertingkah seperti turis. Namun tolong, ada batasannya. Sayangnya, banyak turis asal AS yang tidak peduli dengan hal itu. Mereka akan memilih kostum yang langsung menandakan bahwa mereka seorang turis.

Mulai dari memakai baju oleh-oleh murahan hingga memakai sendal dengan kaus kaki. Hal ini akan membuat beberapa orang menengok aneh, beberapa lainnya akan memandang dengan khawatir.

Bukan berarti mereka ingin pamer sedang memiliki banyak uang. Turis asal AS memang kadang lupa bahwa mereka sedang berada di negara orang dan tidak sadar bahaya yang sedang mengintai.

Mereka bisa dengan santai membuka dompet yang berisi banyak uang tunai di tempat umum. Mereka juga bisa menghambur-hamburkan uang yang membuat mereka menjadi sasaran empuk para penjahat.

Banyak turis asal AS yang berlaku seenaknya karena mereka beranggapan uang bisa menyelesaikan segalanya. Mereka bisa saja berkelakuan menyebalkan di restoran dan membayar segala kerugian dengan uang.

Mereka juga bisa bertingkah tidak menyenangkan di suatu tempat karena merasa sudah membayar jasa tersebut. Padahal, tidak semua hal bisa dibayar dengan uang.

Mereka bisa saja mencapai destinasi-destinasi eksotik yang ada di seluruh dunia. Namun bukan berarti mereka mau mencoba segalanya. Banyak turis asal AS yang tak mau mencoba kuliner yang tidak cocok di lidah mereka.

Hasilnya, mereka rela mengubek sebuah kota demi menemukan restoran AS seperti restoran fast food dan sejenisnya. Padahal, mencoba kuliner baru jadi pengalaman liburan yang menyenangkan.

Merasa bahasa Inggris adalah bahasa global sering membuat wisatawan asal AS enggan belajar bahasa lokal tujuan wisata. Mereka beranggapan semua orang akan mengerti jika menggunakan bahasa Inggris.

Jadi, jangan heran jika ada turis AS yang bersikukuh berbicara bahasa Inggris pada orang lokal yang tidak mengerti sama sekali. Padahal sebenarnya belajar bahasa lokal meski hanya satu atau dua kata bisa memperkaya pengetahuan Anda.

(ptr/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads