Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemenparekraf tercatat bahwa kunjungan wisman meningkat pesat pada 2 bulan terakhir di 2013. Pada bulan November kunjungan wisman sebesar 807.422 sedangkan pada Desember jumlah wisman 860.655, demikian ditengok dari rilis yang diterima oleh detikTravel, Senin (3/2/2014).
Jumlah kunjungan wisman mencapai rekor tertinggi pada dua bulan tersebut. Didapatnya data dari dua bulan terakhir di 2013 melengkapi hasil akhir dari jumlah total kunjungan wisman ke Indonesia yaitu 8.637.275. Dapat dikatakan, target 8 juta wisman pada 2013 bukan hanya tercapai tapi bahkan lebih besar dari prediksi semula.
"Ternyata pariwisata 2013 tumbuh jauh lebih tinggi mencapai 9,42% dengan perolehan devisa USD 10,05 miliar dari 8,8 juta kunjungan wisman," kata Menparekraf Mari Elka Pangestu dalam rilis.
Kemenparekraf telah menetapkan target kunjungan wisman 2013 dalam 3 skenario. Pertama adalah target pesimistis yaitu 8,3 juta, target moderat 8,6 juta, dan target optimistis 8,9 juta wisman.
"Capaian ini pertanda sektor pariwisata dan ekonomi kreatif 2014 semakin cerah," ujar Mari.
Target baru telah ditetapkan untuk 2014 yaitu mendatangkan 9 juta wisman. Sementara fokus market utamanya antara lain Singapura, Malaysia, Australia dan China.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru