4 Destinasi Wisata di DI Yogyakarta yang Berselimut Debu Gunung Kelud

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

4 Destinasi Wisata di DI Yogyakarta yang Berselimut Debu Gunung Kelud

- detikTravel
Jumat, 14 Feb 2014 12:59 WIB
4 Destinasi Wisata di DI Yogyakarta yang Berselimut Debu Gunung Kelud
(Maulana Aditya/pembaca)
Yogyakarta - Sayang beribu sayang, wisatawan yang liburan di DI Yogyakarta tidak bisa menikmati suasana akibat hujan abu Gunung Kelud. Banyak destinasi yang berselimut debu, termasuk 4 tempat ini.

Abu mulai perlahan merambah ke Yogyakarta dan sekitarnya diperkirakan mulai pukul 02.30 WIB. Mulai dari dedaunan, pagar rumah, aspal jalan hingga kendaraan pun tertutup debu vulkanik. Dari data yang dikumpulkan detikTravel dari pasangmata.com, Jumat (14/2/2014) inilah 4 destinasi yang terkena imbas abu Gunung Kelud:

(Maulana Aditya/pembaca)

1. Jalan Malioboro

(Dariel Basrie/pembaca)
Malioboro, pusat keramaian Kota Yogyakarta ini terkena imbas yang cukup parah dari meletusnya Gunung Kelud. Abu semakin tebal karena sudah mulai turun dari dini hari tadi. Wisatawan yang sedang liburan ke sana terpaksa mengurungkan niat untuk jalan-jalan.

Dengan jarak pandang maksimal 10 meter, tidak banyak yang bisa dilakukan. Ditambah, traveler harus menggunakan masker dan penutup mata jika ingin ke luar. Hingga pukul 09.00 WIB, abu masih turun. Tidak ada pula toko yang buka dan bahkan jarang sekali terlihat turis yang wara-wiri di sekitar sana.

1. Jalan Malioboro

(Dariel Basrie/pembaca)
Malioboro, pusat keramaian Kota Yogyakarta ini terkena imbas yang cukup parah dari meletusnya Gunung Kelud. Abu semakin tebal karena sudah mulai turun dari dini hari tadi. Wisatawan yang sedang liburan ke sana terpaksa mengurungkan niat untuk jalan-jalan.

Dengan jarak pandang maksimal 10 meter, tidak banyak yang bisa dilakukan. Ditambah, traveler harus menggunakan masker dan penutup mata jika ingin ke luar. Hingga pukul 09.00 WIB, abu masih turun. Tidak ada pula toko yang buka dan bahkan jarang sekali terlihat turis yang wara-wiri di sekitar sana.

2. Tugu Yogyakarta

(Galih Trisna Wijaya/pembaca)
Landmark Yogyakarta, sekaligus destinasi paling hip di sana juga sedang ditutupi debu dari imbas letusan Gunung Kelud. Abu sudah menutupi Tugu Yogyakarta. Jalan raya pun sudah tidak terlihat sehingga traveler harus lebih berhati-hati saat melintas di sana.

Cuaca tergolong mendung karena hujan abu masih turun. Para pengendara menyalakan lampu saat berkendara. Jika kebetulan Anda hendak menuju Tugu Yogyakarta, pastikan mengenakan masker dan kacamata untuk melindungi mata agar tidak terkena abu. Namun ternyata, tidak semua takut dengan abu ini, karena banyak juga yang malah foto-foto di sekitar Tugu.

2. Tugu Yogyakarta

(Galih Trisna Wijaya/pembaca)
Landmark Yogyakarta, sekaligus destinasi paling hip di sana juga sedang ditutupi debu dari imbas letusan Gunung Kelud. Abu sudah menutupi Tugu Yogyakarta. Jalan raya pun sudah tidak terlihat sehingga traveler harus lebih berhati-hati saat melintas di sana.

Cuaca tergolong mendung karena hujan abu masih turun. Para pengendara menyalakan lampu saat berkendara. Jika kebetulan Anda hendak menuju Tugu Yogyakarta, pastikan mengenakan masker dan kacamata untuk melindungi mata agar tidak terkena abu. Namun ternyata, tidak semua takut dengan abu ini, karena banyak juga yang malah foto-foto di sekitar Tugu.

3. Keraton Yogyakarta

(Maulana Aditya/pembaca)
Satu lagi destinasi yang terpaksa tidak bisa dikunjungi di Yogyakarta karena meletusnya Gunung Kelud adalah Keraton Yogyakarta. Genting, halaman dan bangunan keraton seluruhnya telah tertutup abu vulkanik. Di area Alun-alun Lor, ketebalan debu sudah mencapai 3-5 cm.

Pepohonan yang ada di sana juga tentu telah terutup abu. Namun pemandangan ini malah menjadi sesuatu yang menarik bagi traveler yang kebetulan melintas di sana.

3. Keraton Yogyakarta

(Maulana Aditya/pembaca)
Satu lagi destinasi yang terpaksa tidak bisa dikunjungi di Yogyakarta karena meletusnya Gunung Kelud adalah Keraton Yogyakarta. Genting, halaman dan bangunan keraton seluruhnya telah tertutup abu vulkanik. Di area Alun-alun Lor, ketebalan debu sudah mencapai 3-5 cm.

Pepohonan yang ada di sana juga tentu telah terutup abu. Namun pemandangan ini malah menjadi sesuatu yang menarik bagi traveler yang kebetulan melintas di sana.

4. Candi Borobudur

(Tri/detikcom)
Abu yang cukup tebal juga menutupi Candi Borobudur yang berada di Magelang. Saat ini, sudah ada 73 stupa yang sudah ditutup terpal. Hal ini dilakukan karena tingkat keasaman yang dikandung abu vulkanik cukup tinggi dan bisa merusak batu di Candi Borobudur.

Saat ini, Candi Borobudur, Mendut dan Pawon masuk dalam status siaga bencana. Menurut pemeriksaan, ketebalan abu baru mencapai 3 mm namun tetap saja stupa di sini harus dilindungi. Dari informasi terakhir, pukul 10.30 WIB, hujan abu sudah tidak lagi turun di kawasan sana.

4. Candi Borobudur

(Tri/detikcom)
Abu yang cukup tebal juga menutupi Candi Borobudur yang berada di Magelang. Saat ini, sudah ada 73 stupa yang sudah ditutup terpal. Hal ini dilakukan karena tingkat keasaman yang dikandung abu vulkanik cukup tinggi dan bisa merusak batu di Candi Borobudur.

Saat ini, Candi Borobudur, Mendut dan Pawon masuk dalam status siaga bencana. Menurut pemeriksaan, ketebalan abu baru mencapai 3 mm namun tetap saja stupa di sini harus dilindungi. Dari informasi terakhir, pukul 10.30 WIB, hujan abu sudah tidak lagi turun di kawasan sana.
Halaman 2 dari 10
Malioboro, pusat keramaian Kota Yogyakarta ini terkena imbas yang cukup parah dari meletusnya Gunung Kelud. Abu semakin tebal karena sudah mulai turun dari dini hari tadi. Wisatawan yang sedang liburan ke sana terpaksa mengurungkan niat untuk jalan-jalan.

Dengan jarak pandang maksimal 10 meter, tidak banyak yang bisa dilakukan. Ditambah, traveler harus menggunakan masker dan penutup mata jika ingin ke luar. Hingga pukul 09.00 WIB, abu masih turun. Tidak ada pula toko yang buka dan bahkan jarang sekali terlihat turis yang wara-wiri di sekitar sana.

Malioboro, pusat keramaian Kota Yogyakarta ini terkena imbas yang cukup parah dari meletusnya Gunung Kelud. Abu semakin tebal karena sudah mulai turun dari dini hari tadi. Wisatawan yang sedang liburan ke sana terpaksa mengurungkan niat untuk jalan-jalan.

Dengan jarak pandang maksimal 10 meter, tidak banyak yang bisa dilakukan. Ditambah, traveler harus menggunakan masker dan penutup mata jika ingin ke luar. Hingga pukul 09.00 WIB, abu masih turun. Tidak ada pula toko yang buka dan bahkan jarang sekali terlihat turis yang wara-wiri di sekitar sana.

Landmark Yogyakarta, sekaligus destinasi paling hip di sana juga sedang ditutupi debu dari imbas letusan Gunung Kelud. Abu sudah menutupi Tugu Yogyakarta. Jalan raya pun sudah tidak terlihat sehingga traveler harus lebih berhati-hati saat melintas di sana.

Cuaca tergolong mendung karena hujan abu masih turun. Para pengendara menyalakan lampu saat berkendara. Jika kebetulan Anda hendak menuju Tugu Yogyakarta, pastikan mengenakan masker dan kacamata untuk melindungi mata agar tidak terkena abu. Namun ternyata, tidak semua takut dengan abu ini, karena banyak juga yang malah foto-foto di sekitar Tugu.

Landmark Yogyakarta, sekaligus destinasi paling hip di sana juga sedang ditutupi debu dari imbas letusan Gunung Kelud. Abu sudah menutupi Tugu Yogyakarta. Jalan raya pun sudah tidak terlihat sehingga traveler harus lebih berhati-hati saat melintas di sana.

Cuaca tergolong mendung karena hujan abu masih turun. Para pengendara menyalakan lampu saat berkendara. Jika kebetulan Anda hendak menuju Tugu Yogyakarta, pastikan mengenakan masker dan kacamata untuk melindungi mata agar tidak terkena abu. Namun ternyata, tidak semua takut dengan abu ini, karena banyak juga yang malah foto-foto di sekitar Tugu.

Satu lagi destinasi yang terpaksa tidak bisa dikunjungi di Yogyakarta karena meletusnya Gunung Kelud adalah Keraton Yogyakarta. Genting, halaman dan bangunan keraton seluruhnya telah tertutup abu vulkanik. Di area Alun-alun Lor, ketebalan debu sudah mencapai 3-5 cm.

Pepohonan yang ada di sana juga tentu telah terutup abu. Namun pemandangan ini malah menjadi sesuatu yang menarik bagi traveler yang kebetulan melintas di sana.

Satu lagi destinasi yang terpaksa tidak bisa dikunjungi di Yogyakarta karena meletusnya Gunung Kelud adalah Keraton Yogyakarta. Genting, halaman dan bangunan keraton seluruhnya telah tertutup abu vulkanik. Di area Alun-alun Lor, ketebalan debu sudah mencapai 3-5 cm.

Pepohonan yang ada di sana juga tentu telah terutup abu. Namun pemandangan ini malah menjadi sesuatu yang menarik bagi traveler yang kebetulan melintas di sana.

Abu yang cukup tebal juga menutupi Candi Borobudur yang berada di Magelang. Saat ini, sudah ada 73 stupa yang sudah ditutup terpal. Hal ini dilakukan karena tingkat keasaman yang dikandung abu vulkanik cukup tinggi dan bisa merusak batu di Candi Borobudur.

Saat ini, Candi Borobudur, Mendut dan Pawon masuk dalam status siaga bencana. Menurut pemeriksaan, ketebalan abu baru mencapai 3 mm namun tetap saja stupa di sini harus dilindungi. Dari informasi terakhir, pukul 10.30 WIB, hujan abu sudah tidak lagi turun di kawasan sana.

Abu yang cukup tebal juga menutupi Candi Borobudur yang berada di Magelang. Saat ini, sudah ada 73 stupa yang sudah ditutup terpal. Hal ini dilakukan karena tingkat keasaman yang dikandung abu vulkanik cukup tinggi dan bisa merusak batu di Candi Borobudur.

Saat ini, Candi Borobudur, Mendut dan Pawon masuk dalam status siaga bencana. Menurut pemeriksaan, ketebalan abu baru mencapai 3 mm namun tetap saja stupa di sini harus dilindungi. Dari informasi terakhir, pukul 10.30 WIB, hujan abu sudah tidak lagi turun di kawasan sana.

(shf/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads