Puncak Festival Puteri Mandalika atau Festival Bau Nyale berlangsung hari ini, tepatnya mulai tengah malam, Kamis (20/2/2014). Pantauan detikTravel, ribuan orang memadati lepas Pantai Seger dini hari tadi.
Mereka mencari nyale atau cacing laut yang hanya keluar pada hari ini. Menurut legenda, cacing ini merupakan bentuk jelmaan dari Putri Mandalika. Konon, seorang putri dari Kerajaan Johor di Lombok Tengah bernama Mandalika memiliki paras yang sangat cantik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uniknya, cacing yang hanya keluar saat festival ini memiliki warna yang beragam. Beberapa warnanya antara lain merah, hijau dan cokelat. Menurut kepercayaan, cacing ini bisa mendatangkan berkah.
"Kalau ditaruh di sawah (nyale), nanti sawahnya jadi subur. Bisa membuat awet muda juga soalnya puterinya kan cantik sekali," ujar Amalia, salah seorang warga dari Mataram yang sedang sibuk mencari nyale di Pantai Seger, Lombok Tengah.
Amalia bersama ribuan orang lainnya rela berbasah-basahan untuk mencari nyale. Bahkan, banyak juga yang tidur di tepian pantai.
Serunya, tidak hanya menangkap cacing, tetapi kadang juga bisa berteriak. Sedikit saja yang berteriak, langsung disambut ramai oleh seluruh orang di pantai.
"Tidak ada aturan kapan harus teriak. Tapi teriak itu tanda sukacita, atau senang," kata Imran yang juga salah satu peserta Bau Nyale.
Menjelang subuh, para pencari nyale mulai berkurang. Karena, cacing akan menghilang saat mentari sudah menyentuh bumi.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Bisa-bisanya Predator Seks Pati Ngaku Lagi Jalani Ritual di Makam Raden Gunungsari
Pesawat Garuda Berputar-putar 4,5 Jam di Langit India, Terhalang Uji Coba Rudal
Bukan Cuma Riau, Ini Deretan Kota Penghasil Minyak Bumi Terbesar di Nusantara