Dua penumpang Malaysia Airlines Boeing 777 yang hilang di Laut Cina Selatan itu menggunakan paspor curian, atas nama Luigi Maraldi (Italia) dan Christian Kozel (Austria). Penuturan Maraldi baru-baru ini, paspornya hilang di Phuket tahun lalu.
Maraknya pencurian paspor di Phuket bukanlah hal yang baru. Saat muncul berita penumpang gelap berpaspor curian di Malaysia Airline Boeing 777, warga dan wisatawan membuka mulut lewat forum wisata Thailand.
"Persis seperti apa yang saya pikirkan. Menjual paspor dan mengaku-ngaku kalau paspornya dicuri adalah hal biasa di Thailand. Harganya bisa mencapai ribuan dolar untuk 1 paspor," tutur Jalansanitwong yang dikutip dari Thai Visa Forum, Senin (10/3/2014).
Anggota lain dalam forum tersebut, dengan akun bernama MobileContent bahkan menuturkan hal serupa. "Banyak paspor tidak dicuri, melainkan turis menjualnya untuk mendapatkan uang. Biasanya sekitar 10.000-15.000 Baht," tuturnya.
Untuk menghentikan kejahatan ini, para anggota forum punya pendapat sendiri soal hukuman dan denda yang harusnya dijatuhkan kepada si pelaku.
"Kejahatan kriminal seperti ini tidak dianggap serius di banyak negara. Harus ada hukuman yang setimpal untuk para pencuri paspor. Apalagi untuk mereka yang menjual paspor kemudian mengaku hilang, hukumannya 10 tahun penjara!" papar anggota forum lewat akun Bigbamboo.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh