Siang ini begitu banyak pengunjung yang memadati tiap booth pameran. Begitupun komunitas pecinta wisata muslim, mereka menamai booth ini dengan nama Barokah Wisata Muslim. Booth ini berdampingan dengan booth Panorama Tours. detikTravel mencoba mampir ke sini, yuk kenalan!
Seusai masuk, detikTravel berbincang santai dengan Sekjend Komunitas Pecinta Wisata Muslim, Endang Ekasanti. Ia banyak memberi banyak penjelasan soal seluk beluk apa itu wisata muslim yang mulai populer sejak 3 tahun belakangan.
"Kita itu komunitas yang awalnya penyelenggara wisata muslim. Anggotanya adalah berbagai travel agen. Setahun kemudian kita banyak diminta dari airlines, operator dan tourism untuk gabung maka kita ganti nama Komunitas Pecinta Wisata Muslim," kata Endang, kepada detikTravel di ASTINDO Travel fair 2014, Assembly Hall, JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (23/3/2014).
Berkat dorongan dan permintaan banyak pihak, komunitas ini terus berkembang sampai akhirnya membuat produk destinasi muslim. Destinasi muslim pertama dipromosikan yakni China. Tapi tahun ini terus merambah ke negara lain seperti Jepang, Korea, Vietnam hingga Malaysia.
"Dari awal kita membuka jalan ke China. China kan negara komunis, tapi ternyata di sana banyak komunitas muslim yang bisa menjalankan syariat dan begitu kental keislamannya. Jepang dan Korea juga kita gali, tapi kita belum menemukan yang benar-benar real muslim seperti China," ucap Endang.
Endang mengatakan dari dulu Nabi Muhammad menganjurkan untuk berwisata, tapi tidak lupa ibadah. Jadi wisata muslim itu tetap bersenang-senang dengan jalan yang barokah. Tujuannya bisa melihat kebesaran Allah di suatu negara dan bisa menambah keimanan kita.
"Di booth ini kita tawarkan yaitu produk muslim. Nah, produk muslim itu sebenarnya tidak sekedar makanan halal. Tapi wisata muslim ini membuat peserta memenuhi kebutuhan ibadahnya," tambah Endang.
Wisata muslim benar-benar perjalanan sesuai syariat Islam, seperti halnya memperhatikan jam-jam salat, membuat rute yang strategis dengan masjid, mencari restoran halal dan juga ditemani guide lokal muslim. Asyiknya, traveler diajak kenalan dengan komunitas muslim di suatu negara, tahu perbedaan tata cara salat dan kehidupan sehari-hari mereka.
Selama ini Negeri Tirai Bambu banyak diincar banyak wisatawan. Beragam destinasi muslim sangat asyik dikulik di sana. "Beijing ada 3 produk muslim unggulan yaitu Beijing, Beijing Xian, Beijing Guangzhou," kata Endang.
China punya banyak komunitas Islam, masjid tertua di Beijing, makam sahabat nabi, dan masih banyak lagi. Jalan-jalan ke China, traveler perlu merogoh kocek USD 699 (Rp 8 juta )-USD 1.000 (Rp 11,4 juta ). Perjalanan dilakukan selama 5-8 hari. Seru bukan?
"Selama pameran ada diskon khusus dan lucky draw. Pukul 14.00 WIB nanti juga ada penampilan Fatin Syidqiah di booth ini," tutup Endang.
(aff/aff)










































