Koridor 5 dan 6 di MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) berada di Indonesia Timur. Di koridor ini, pariwisata jadi salah satu tombak utama.
"Ada beberapa fokus di dua koridor ini seperti perikanan dan peternakan, namun yang utama pariwisata," kata Menparekraf, Mari Elka Pangestu dalam Seminar Membangun Konektivitas Pulau-pulau di Indonesia Timur untuk Perkembangan Pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman, Gd Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka, Jakarta, Rabu (26/3/2014).
Adapun pusat daerah perkembangan di Koridor 5 adalah Denpasar, Lombok, Kupang dan Mataram. Sedangkan di Koridor 6 antara lain Safifi, Ambon, Sorong, TImika, dan Merauke.
Di luar Bali dan Lombok, wisatawan yang datang biasanya bukan sembarang turis. Menurut Mari, mereka adalah wisatawan minat khusus yang punya jangka waktu liburan lebih panjang. Beberapa wisata minat khusus yang bisa dilakukan di sini antara lain diving, trekking, dan bird watching.
"Masalahnya, di Papua, destinasi wisatanya tersebar dan jangkauannya cukup sulit. Itu yang masih jadi pemikiran kami," lanjut Mari.
Namun saat ini, sudah banyak penerbangan yang menuju Indonesia Timur, salah satunya Garuda Indonesia. Tahun ini pun banyak rute baru ke Indonesia Timur.
"Kami akan menempatkan lebih banyak ATR di Indonesia Timur, setidaknya ada 25 pesawat ATR yang beropasi di sana," ujar Direktur Garuda Indonesia, Emirsyah Satar di acara yang sama.
(ptr/ptr)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun