"Raja Ampat jadi spot terbaik di dunia, lokasinya sangat unik," tutur Menparekraf Mari Elka Pangestu, dalam dialog 'Perkembangan Wisata Selam Indonesia' di Pameran Deep & Extreme 2014, Hall D2 JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/3/2014).
Mari menambahkan soal transportasi dan akomodasi di Raja Ampat juga mulai dikembangkan agar makin murah untuk wisatawan segala kelas ekonomi. Masyarakat Raja Ampat mulai dikaryakan untuk membangun homestay murah, kerajinan tangan, bahkan makanan khas.
"Di Raja Ampat sudah banyak pilihan menginap mulai resor sampai homestay yang harganya Rp 200-250 ribuan," ungkap Mari.
Raja Ampat juga sudah dilengkapi dive center untuk mengulik beragam info bawah laut Provinsi Papua Barat itu. Transportasi penerbangan ke Sorong juga sudah banyak direct flight.
"Untuk promosi kita sediakan dive center untuk meyakinkan diver dan kita siapkan dive guide yang berkompeten," jelas Mari.
Selain di Raja Ampat menurut Mari, di tempat lain juga banyak yang indah. Misalnya Derawan punya penyu dan ubur-ubur yang tidak menyengat. Kemudian Lembeh punya banyak binatang makro. Mari paling tertarik kepada ikan dan koral bawah laut nusantara.
"Di luar Raja Ampat, Donggala, Buton, Gili Trawangan, Bali dan Wakatobi juga indah," tambah Mari.
Mari menuturkan Indonesia punya potensi wisata yang semuanya indah. Tentunya alam bahari Indonesia juga sangat menakjubkan.
"Kita punya 700 titik spot diving, masing-masing punya ikon seperti Raja Ampat punya manta ocean dan manta reef," ucap Mari.
(aff/aff)











































Komentar Terbanyak
Femas, Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Terdeteksi di Masjid
Terpopuler: Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Sempat Terdeteksi di Masjid
Viral di Medsos, Peserta Tur Asal Madiun Diduga Kabur Saat Liburan ke Korea Selatan