Hal tersebut diutarakan oleh ketua komunitas Bike to Work, Toto Sugiarto. Dia menambahkan, sudah banyak komunitas dan peran pemerintah yang mengembangkan wisata bersepeda.
"Semua pihak, semua komunitas sedang mengembangkan ke arah itu," ujarnya kepada detikTravel setelah jumpa pers 'Srikandi Inspirasi Bagi Negeri 2014' di Ruang Kartini, Gedung Medan Merdeka, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (14/4/2014).
Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) mempunyai event balap sepeda Tour de Singkarak di Sumatera Barat. Menurut Toto, ajang sport tourism itu juga menularkan kegiatan wisata sambil bersepeda kepada masyarakat.
"Banyak komunitas yang mulai inovatif, misalnya, ada bike to mosque (bersepeda ke masjid) yang juga sekaligus rekreasi. Itu kesenangan karena bersepeda," kata Toto.
Jangan heran, kalau Anda sedang berjalan di kota-kota besar seperti Jakarta melihat banyak rombongan pesepeda di jalan. Lagipula, wisata sepeda tak menguras banyak biaya dan membuat badan jadi lebih sehat.
"Sepeda itu awal mulanya untuk transportasi, tapi sekarang berkembang untuk rekreasi," tandas Toto.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh