Basah, Basah, Basah di Festival Songkran Thailand

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Basah, Basah, Basah di Festival Songkran Thailand

- detikTravel
Selasa, 15 Apr 2014 07:41 WIB
Basah, Basah, Basah di Festival Songkran Thailand
Gadis-gadis cantik basah-basahan saat Songkran (dok TAT)
Jakarta - Salah satu festival yang ditunggu wisatawan di Thailand adalah Festival Songkran, tahun barunya Negeri Gajah Putih. Saat itu, semua orang merayakan dengan kegiatan seru yaitu basah-basahan setiap tanggal 13-15 April.

Setiap tanggal 13-15 April, warga Thailand merayakan Festival Songkran, yang menandai tahun baru di Thailand. Thailand baru mengikuti tahun baru internasional 1 Januari sejak 1940. Namun, Songkran tetap menjadi hari libur di Thailand.

Songkran berasal dari bahasa Sansekerta, samkranti yang berarti 'Jalan astrologi'. Dahulu tanggal festival ini mengikuti perhitungan astrologi yaitu di akhir musim kemarau dan jatuh di bulan purnama, tapi kini selalu dirayakan pada periode tanggal yang sama. Songkran juga dirayakan warga Myanmar, Laos, Kamboja dan suku Tai di propinsi Yunnan, China Selatan.

Di Thailand, Songkran paling ramai dirayakan di Chiang Mai, yang bisa berlangsung sampai seminggu penuh. Saat Songkran, warga Thailand umumnya akan pulang ke kampung halaman masing-masing, untuk menemui sanak saudara terutama orang yang dituakan seperti kakek nenek dan orang tua.

Dalam rilis Tourism Authority of Thailand (TAT) kepada detikTravel, Selasa (15/4/2014) perayaan Songkran umumnya dimulai di rumah, dengan memercikkan air di tangan para orang tua sebagai perlambang pembersihan diri dalam menyambut tahun baru. Kemudian mereka akan membersihkan Buddha suci di vihara atau wat, yang lalu akan diarak keliling kota.

Setelah itu, kaum muda mudi mulai saling memercikkan air di antara mereka, sampai akhirnya perang air di seluruh penjuru negeri. Nah ini dia yang paling seru untuk wisatawan.

Bagi turis, pemerintah menyediakan area-area khusus berpesta air, seperti di Silom Road dan Khao San Road untuk di Bangkok, dan di sekitar Tha Pae Gate dan tepi sungai Ping untuk di Chiang Mai. Area khusus ini dilengkapi dengan petugas keamanan dan medis.

Untuk tahun ini, semangat bersongkran sudah mulai sejak tanggal 12 April sore. Para muda-mudi mulai menyiapkan gentong-gentong air dan mulai menjajal pistol air masing-masing ke siapa saja yang lewat.

Di Hat Yai yang terletak di dekat perbatasan dengan Malaysia, selalu diadakan acara "Midnight Songkran", lengkap dengan parade ratu kecantikan Hat Yai. Ada juga pertandingan olah raga seperti lomba lari mundur, berbagai pertunjukan seni, dan tentunya berpesta air beramai-ramai.

Saat 13 April, jalanan Thailand pun berubah menjadi arena perang air yang seru. Bukan hanya menggunakan pistol air, ada juga yang langsung menggunakan botol minuman bahkan gayung dan ember. Agar tambah seru, ada juga yang menggunakan air es. Di Ayutthaya, gajah pun turut memeriahkan Songkran dengan menyemprotkan air dari belalainya.

Beberapa ada yang menggunakan bedak, karena secara tradisi memang Songkran dilangsungkan saat musim terpanas di Thailand dan itulah sebabnya menggunakan air dan bedak dingin untuk mendinginkan.

Nah, bagi yang mempunyai kawan orang Thailand, bisa mengucapkan Songkran dengan kalimat, "Sawaddee phee mai Thai khap atau kha," (Selamat Tahun Baru Thailand) atau kita bisa mengucapkan, "Suk san wan Songkran," (Selamat hari Songkran).



(shf/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads