4 Cara Hotel Menarik Hati Para Traveler Muda

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

4 Cara Hotel Menarik Hati Para Traveler Muda

- detikTravel
Selasa, 15 Apr 2014 12:11 WIB
4 Cara Hotel Menarik Hati Para Traveler Muda
(CNN/CitizenM)
Jakarta - Generasi muda sedang mendominasi dunia. Untuk mengikuti perkembangan, banyak hotel yang mau tak mau banting setir demi mengikuti gaya mereka. Seperti apa cara hotel menarik hati para traveler muda untuk menginap di sana?

Tak bisa dipungkiri, hostel terasa lebih menarik bagi para traveler muda. Harga yang masuk akal, fasilitas yang memadai, ditambah pengalaman bertemu turis lain di penginapan. Jika ingin terus maju, hotel pun harus mengikuti gaya para anak muda ini.

Menurut Wakil Direktur & Manager Global Brand Moxy Hotels, Ramesh Jackson, harus ada hal yang dirubah untuk mengikuti perkembangan zaman. Tak heran jika banyak hotel besar yang rela mengubah strategi dan penawaran mereka. Dari CNN Travel, Selasa (15/4/2014) inilah 4 cara hotel menarik hati para traveler muda:

(CNN/CitizenM)

1. Lebih banyak sofa

(Radisson Red)
Dahulu, privasi jadi nomor satu. Tak banyak area terbuka yang disediakan hotel karena toh tidak banyak orang yang akan berkumpul di sana. Mereka lebih senang duduk di kursi single dibanding sofa yang panjang. Namun hal ini telah berubah.

Kini lebih banyak orang yang senang duduk bersama untuk bersosialisasi dibanding orang yang duduk sendiri. Untuk itu, hotel pun mengganti furnitur yang tadinya khusus untuk satu orang, menjadi bisa untuk banyak orang.

Seperti yang diganti di Radisson Red, bangku di dalam kamar hotel telah diganti dengan sofa atau kursi yang muat untuk banyak orang sekaligus. Menurut Kepala Brand Radisson, Gordon McKinnon, anak muda kini lebih senang bekerja di kasur dibanding di meja kerja. Jadi mereka mengganti area kerja dengan sofa yang empuk dan nyaman.

1. Lebih banyak sofa

(Radisson Red)
Dahulu, privasi jadi nomor satu. Tak banyak area terbuka yang disediakan hotel karena toh tidak banyak orang yang akan berkumpul di sana. Mereka lebih senang duduk di kursi single dibanding sofa yang panjang. Namun hal ini telah berubah.

Kini lebih banyak orang yang senang duduk bersama untuk bersosialisasi dibanding orang yang duduk sendiri. Untuk itu, hotel pun mengganti furnitur yang tadinya khusus untuk satu orang, menjadi bisa untuk banyak orang.

Seperti yang diganti di Radisson Red, bangku di dalam kamar hotel telah diganti dengan sofa atau kursi yang muat untuk banyak orang sekaligus. Menurut Kepala Brand Radisson, Gordon McKinnon, anak muda kini lebih senang bekerja di kasur dibanding di meja kerja. Jadi mereka mengganti area kerja dengan sofa yang empuk dan nyaman.

2. Internet segalanya

(CNN/CitizenM)
Satu kunci menarik anak muda adalah internet. Cukup tawarkan internet yang cepat dan gratis, maka mereka pun bisa datang dengan cepat. Jika tidak ada hal itu, jangan harap banyak turis muda yang mau menginap di hotel tersebut.

Tak perlu terlalu banyak fasilitas, karena kebanyakan anak muda hanya butuh internet. Mereka tidak bisa hidup tanpa fasilitas yang satu itu.

Menurut Jackson, pihak hotel tidak bisa mencapai target anak muda jika tidak punya fasilitas internet yang mumpuni. Biaya untuk internet cepat pun bisa datang dengan mengurangi fasilitas lain yang tidak digunakan para traveler muda ini saat ada di hotel.

2. Internet segalanya

(CNN/CitizenM)
Satu kunci menarik anak muda adalah internet. Cukup tawarkan internet yang cepat dan gratis, maka mereka pun bisa datang dengan cepat. Jika tidak ada hal itu, jangan harap banyak turis muda yang mau menginap di hotel tersebut.

Tak perlu terlalu banyak fasilitas, karena kebanyakan anak muda hanya butuh internet. Mereka tidak bisa hidup tanpa fasilitas yang satu itu.

Menurut Jackson, pihak hotel tidak bisa mencapai target anak muda jika tidak punya fasilitas internet yang mumpuni. Biaya untuk internet cepat pun bisa datang dengan mengurangi fasilitas lain yang tidak digunakan para traveler muda ini saat ada di hotel.

3. Gadget nomor satu

(Shafa/detikTravel)
Kini, pihak hotel tidak lagi terlalu memusingkan saluran televisi kabel yang harus beragam. Karena menurut McKinnon, traveler muda saat ini tidak tertarik dengan TV. Mereka akan mendengarkan lagu dari playernya sendiri, atau menonton film dari gadget mereka.

Dengan begitu, banyak hotel yang menyediakan gadget mumpuni. Salah satunya adalah televisi yang bisa disambungkan dengan smart phone atau tablet, atau proyektor yang bisa disambung ke gadget. Jangan heran juga jika melihat radio yang tersambung dengan iPod atau iPad di hotel.

3. Gadget nomor satu

(Shafa/detikTravel)
Kini, pihak hotel tidak lagi terlalu memusingkan saluran televisi kabel yang harus beragam. Karena menurut McKinnon, traveler muda saat ini tidak tertarik dengan TV. Mereka akan mendengarkan lagu dari playernya sendiri, atau menonton film dari gadget mereka.

Dengan begitu, banyak hotel yang menyediakan gadget mumpuni. Salah satunya adalah televisi yang bisa disambungkan dengan smart phone atau tablet, atau proyektor yang bisa disambung ke gadget. Jangan heran juga jika melihat radio yang tersambung dengan iPod atau iPad di hotel.

4. Produk yang terkenal

(CNN/HTL Hotels)
Terakhir, adalah produk yang terkenal. Para tamu muda ini akan lebih senang jika menggunakan produk yang telah mereka kenal atau yang sedang terkenal. Saat ini, banyak sekali hotel yang bekerja sama dengan perusahaan produk kecantikan dan perawatan tubuh.

Mereka mensuplai aneka keperluan kamar mandi mulai dari sabun, shampo hingga losion. Bukan hal aneh lagi jika banyak hotel diinapi karena pilihan peralatan mandinya yang dikenal atau yang terkenal.

Selain produk di kamar mandi, mereka juga senang dengan produk makanan yang terkenal. Tak heran jika mulai banyak hotel yang menyediakan produk makanan terkenal untuk disajikan kepada para tamunya.

4. Produk yang terkenal

(CNN/HTL Hotels)
Terakhir, adalah produk yang terkenal. Para tamu muda ini akan lebih senang jika menggunakan produk yang telah mereka kenal atau yang sedang terkenal. Saat ini, banyak sekali hotel yang bekerja sama dengan perusahaan produk kecantikan dan perawatan tubuh.

Mereka mensuplai aneka keperluan kamar mandi mulai dari sabun, shampo hingga losion. Bukan hal aneh lagi jika banyak hotel diinapi karena pilihan peralatan mandinya yang dikenal atau yang terkenal.

Selain produk di kamar mandi, mereka juga senang dengan produk makanan yang terkenal. Tak heran jika mulai banyak hotel yang menyediakan produk makanan terkenal untuk disajikan kepada para tamunya.
Halaman 2 dari 10
Dahulu, privasi jadi nomor satu. Tak banyak area terbuka yang disediakan hotel karena toh tidak banyak orang yang akan berkumpul di sana. Mereka lebih senang duduk di kursi single dibanding sofa yang panjang. Namun hal ini telah berubah.

Kini lebih banyak orang yang senang duduk bersama untuk bersosialisasi dibanding orang yang duduk sendiri. Untuk itu, hotel pun mengganti furnitur yang tadinya khusus untuk satu orang, menjadi bisa untuk banyak orang.

Seperti yang diganti di Radisson Red, bangku di dalam kamar hotel telah diganti dengan sofa atau kursi yang muat untuk banyak orang sekaligus. Menurut Kepala Brand Radisson, Gordon McKinnon, anak muda kini lebih senang bekerja di kasur dibanding di meja kerja. Jadi mereka mengganti area kerja dengan sofa yang empuk dan nyaman.

Dahulu, privasi jadi nomor satu. Tak banyak area terbuka yang disediakan hotel karena toh tidak banyak orang yang akan berkumpul di sana. Mereka lebih senang duduk di kursi single dibanding sofa yang panjang. Namun hal ini telah berubah.

Kini lebih banyak orang yang senang duduk bersama untuk bersosialisasi dibanding orang yang duduk sendiri. Untuk itu, hotel pun mengganti furnitur yang tadinya khusus untuk satu orang, menjadi bisa untuk banyak orang.

Seperti yang diganti di Radisson Red, bangku di dalam kamar hotel telah diganti dengan sofa atau kursi yang muat untuk banyak orang sekaligus. Menurut Kepala Brand Radisson, Gordon McKinnon, anak muda kini lebih senang bekerja di kasur dibanding di meja kerja. Jadi mereka mengganti area kerja dengan sofa yang empuk dan nyaman.

Satu kunci menarik anak muda adalah internet. Cukup tawarkan internet yang cepat dan gratis, maka mereka pun bisa datang dengan cepat. Jika tidak ada hal itu, jangan harap banyak turis muda yang mau menginap di hotel tersebut.

Tak perlu terlalu banyak fasilitas, karena kebanyakan anak muda hanya butuh internet. Mereka tidak bisa hidup tanpa fasilitas yang satu itu.

Menurut Jackson, pihak hotel tidak bisa mencapai target anak muda jika tidak punya fasilitas internet yang mumpuni. Biaya untuk internet cepat pun bisa datang dengan mengurangi fasilitas lain yang tidak digunakan para traveler muda ini saat ada di hotel.

Satu kunci menarik anak muda adalah internet. Cukup tawarkan internet yang cepat dan gratis, maka mereka pun bisa datang dengan cepat. Jika tidak ada hal itu, jangan harap banyak turis muda yang mau menginap di hotel tersebut.

Tak perlu terlalu banyak fasilitas, karena kebanyakan anak muda hanya butuh internet. Mereka tidak bisa hidup tanpa fasilitas yang satu itu.

Menurut Jackson, pihak hotel tidak bisa mencapai target anak muda jika tidak punya fasilitas internet yang mumpuni. Biaya untuk internet cepat pun bisa datang dengan mengurangi fasilitas lain yang tidak digunakan para traveler muda ini saat ada di hotel.

Kini, pihak hotel tidak lagi terlalu memusingkan saluran televisi kabel yang harus beragam. Karena menurut McKinnon, traveler muda saat ini tidak tertarik dengan TV. Mereka akan mendengarkan lagu dari playernya sendiri, atau menonton film dari gadget mereka.

Dengan begitu, banyak hotel yang menyediakan gadget mumpuni. Salah satunya adalah televisi yang bisa disambungkan dengan smart phone atau tablet, atau proyektor yang bisa disambung ke gadget. Jangan heran juga jika melihat radio yang tersambung dengan iPod atau iPad di hotel.

Kini, pihak hotel tidak lagi terlalu memusingkan saluran televisi kabel yang harus beragam. Karena menurut McKinnon, traveler muda saat ini tidak tertarik dengan TV. Mereka akan mendengarkan lagu dari playernya sendiri, atau menonton film dari gadget mereka.

Dengan begitu, banyak hotel yang menyediakan gadget mumpuni. Salah satunya adalah televisi yang bisa disambungkan dengan smart phone atau tablet, atau proyektor yang bisa disambung ke gadget. Jangan heran juga jika melihat radio yang tersambung dengan iPod atau iPad di hotel.

Terakhir, adalah produk yang terkenal. Para tamu muda ini akan lebih senang jika menggunakan produk yang telah mereka kenal atau yang sedang terkenal. Saat ini, banyak sekali hotel yang bekerja sama dengan perusahaan produk kecantikan dan perawatan tubuh.

Mereka mensuplai aneka keperluan kamar mandi mulai dari sabun, shampo hingga losion. Bukan hal aneh lagi jika banyak hotel diinapi karena pilihan peralatan mandinya yang dikenal atau yang terkenal.

Selain produk di kamar mandi, mereka juga senang dengan produk makanan yang terkenal. Tak heran jika mulai banyak hotel yang menyediakan produk makanan terkenal untuk disajikan kepada para tamunya.

Terakhir, adalah produk yang terkenal. Para tamu muda ini akan lebih senang jika menggunakan produk yang telah mereka kenal atau yang sedang terkenal. Saat ini, banyak sekali hotel yang bekerja sama dengan perusahaan produk kecantikan dan perawatan tubuh.

Mereka mensuplai aneka keperluan kamar mandi mulai dari sabun, shampo hingga losion. Bukan hal aneh lagi jika banyak hotel diinapi karena pilihan peralatan mandinya yang dikenal atau yang terkenal.

Selain produk di kamar mandi, mereka juga senang dengan produk makanan yang terkenal. Tak heran jika mulai banyak hotel yang menyediakan produk makanan terkenal untuk disajikan kepada para tamunya.

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads