"Event travel mart Bali and Beyond Travel Fair bertujuan untuk memperkuat event-event yang ada untuk pencitraan Indonesia memperkenalkan destinasi beyond Bali," ucap Dirjen Pemasaran Pariwisata, Esthy Reko Astuty dalam jumpa pers Bali and Beyond Travel Fair, di Ruang Rapat lantai 17 Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, Kamis,(17/4/2014)
Esthy mengatakan gagasan ini didapat dari Kemenparekraf bekerja sama dengn ASITA dan badan promosi pariwisata daerah. Event ini pertama kalinya digelar di Indonesia dengan menggandeng buyer sekaligus seller domestik dan internasional bertema 'Gateway to Indonesia Creative Tourism'.
"Event ini bisa jadi suatu event berkelanjutan dilihat dari animo buyer dan sellernya cukup baik," lanjut Esthy
Pada kesempatan yang sama, Ketua Penyelanggara Bali and Beyond Travel Fair, Ketut Ardana turut bicara mengenai penyelenggaraan event. Indonesia harus punya satu kebanggaan tersendiri dalam mengembangkan destinasi.
"Event ini bisa jadi satu event promosi di Indonesia agar bisa sejajar dengan event lain di dunia," ucap Ardana.
Ardana menambahkan sampai hari ini sudah ada 360 buyer internasional yang mendaftar di website BBTF 2014. Mereka banyak berasal dari negara-negara ASEAN, China, India dan Australia.
"Nanti juga ada tur-tur operator besar juga akan datang seperti dari Eropa," ucapnya.
Selama acara akan ada 2 sesi antara bussines to bussines (B2B) dan pameran. BBTF 2014 akan digelar di Bali Nusa Dua Convention Center pada tanggal 10-14 Juni 2014 mendatang. Setelah event ini selesai akan dilanjutkan dengan Bali Art Festival 2014 yang sudah rutin digelar tiap tahun.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh