"Korea bisa dibilang sebagai destinasi yang ramah untuk backpacker," ujar Director of Korea Tourism Organization (KTO), Kwon Jong Sool, di Narsiscus Room, Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Jumat (25/4/2014).
Menurut Kwon, saat ini sudah banyak hadir penerbangan langsung atau direct flight dari Jakarta ke Seoul. Jika dahulu tiket Jakarta-Seoul (dengan transit di Malaysia atau Singapura) mencapai USD 700 (Rp 8 juta), kini bisa lebih murah. Lanjut Kwon, beberapa maskapai telah membuka direct flight seperti Korean Airlines dan Garuda Indonesia.
"Dengan penerbangan langsung, tiket kini bisa seharga sekitar USD 300 (sekitar Rp 3,4 juta-red)," lanjut Kwon.
Hal selanjutnya yang menjadikan Korea sebagai destinasi bersahabat untuk backpacker adalah penginapan yang bervariasi. Jika dahulu, menurut Kwon, hotel yang tersedia hanyalah yang mahal dan premium, kini tidak lagi.
Pihak pemerintah Korea bekerja sama dengan KTO telah menghadirkan banyak penginapan yang lebih bersahabat dengan bujet. Meski dengan harga yang terjangkau, namun fasilitasnya tetap dibuat sebagai yang terbaik.
"Wisatawan juga bisa memilih homestay sebagai tempat menginap," kata Kwon.
Homestay sudah lebih banyak dan mudah ditemui saat ini. Sehingga, wisatawan bisa menghemat bujet liburan dan tetap bisa traveling ala backpacker.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Di Lampung, Jokowi Jalani Tradisi Injak Kepala Kerbau