Reaksi Terhadap Rencana Umroh di ASEAN Setelah Mers Merebak

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Reaksi Terhadap Rencana Umroh di ASEAN Setelah Mers Merebak

- detikTravel
Selasa, 06 Mei 2014 12:49 WIB
Reaksi Terhadap Rencana Umroh di ASEAN Setelah Mers Merebak
Suasana Umroh di Makkah (Sastri/detikTravel)
Jakarta - Pemerintah Indonesia mengimbau para traveler yang ingin umroh untuk menunda perjalanannya terkait merebaknya virus Mers di Arab Saudi. Bagaimana dengan reaksi di negara-negara tetangga di kawasan ASEAN?

Virus Mers tentu berdampak langsung terhadap aneka rencana perjalanan umroh dari kawasan ASEAN. Apalagi Indonesia dan Malaysia setiap tahun memberangkatkan puluhan juta orang untuk haji dan umroh.

Tentunya pemberitaan dan imbauan soal Mers terhadap traveler yang ingin umroh, menjadi ramai di kawasan ASEAN. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama kemarin sudah mengeluarkan travel advice agar para traveler yang ingin umroh untuk menunda perjalanannya.

Bagaimana dengan di Malaysia? WN negara ini sudah ada satu yang meninggal akibat terkena Mers saat umroh. freemalaysiatoday.com misalnya, memberitakan Kementerian Kesehatan Malaysia mengimbau para traveler yang pergi umroh untuk lebih berhati-hati menjaga kesehatan.

Dirjen Kementerian Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah meminta para traveler yang umroh untk memakai masker, menjauhi orang sakit dan memakan makanan bersih. Biro perjalanan haji dan umroh pun diminta melakukan sosialisasi terhadap para jamaah.

Sementara situs berita Malaysia todayonline memberitakan Kuala Lumpur International Airport memperketat pengawasan untuk traveler yang masuk ke negara mereka. Singapura pun demikian, Channel News Asia memberitakan Singapura tidak melarang traveler untuk pergi ke Arab Saudi.

Namun, Islamic Religious Council of Singapore sudah berkomunikasi dengan biro perjalanan umroh dan haji di Negeri Merlion itu. Biro perjalanan diminta memastikan agar para jamaah yang mereka berangkatkan ini sudah tahu dengan kondisi Mers di Arab Saudi.

(fay/sst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads