"Untuk haji khusus, tidak ada pemberangkatan untuk yang lanjut usia," kata Dirjen PHU Kemenag, Anggito Abimanyu di kantor Kemenag, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/5/2014).
Sebab menurut Anggito usia lanjut sangat rentan tertular virus. Namun Anggito mengaku tak dapat melarang semua jamaah lansia yang tetap berkeinginan untuk berangkat umroh.
"Ini hanya imbauan, jika memang ada jamaah yang memaksa kami tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak ada penolakan dari Pemerintah Arab Saudi," ujarnya.
Sementara untuk haji reguler, menurutnya tidak ada perubahan jadwal serta pengurangan kuota. Anggito mengaku terus berkonsultasi dengan WHO dan Kemenkes Arab Saudi serta Kemenkes RI.
"Kami akan melakukan langkah-langkah perlindungan kepada calon jamaah haji dan umroh. Menurut WHO, MERS CoV merupakan situasi serius dan perlu perhatian besar. Namun belum terjadi darurat kesehatan masyarakat," tutupnya.
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong