"Tidak ada pembatasan visa sampai sekarang, saya sudah cek," kata Dirjen PHU Kemenag, Anggito Abimanyu dalam obrolan di kantor Detikcom, Selasa (13/5/2014) malam.
Menurutnya, sampai sejauh ini tidak ada pembatalan umroh atau haji yang signifikan akibat MERS. Data menunjukan, jumlah traveler yang pergi umroh tetap lebih tinggi dari pada tahun lalu.
"Kabar soal MERS di Indonesia dan di Arab Saudi bagaikan bumi dan langit. Di sana relatif tenang-tenang saja," kata Anggito.
Sejauh ini menurut Anggito, belum ada satu pun WNI pulang umroh yang dinyatakan positif MERS. Berbagai pasien yang dirawat di RS pasca umroh, semuanya negatif MERS.
"MERS berasal dari unta dan kelelawar itu juga tidak betul. Yang betul adalah penyebaran MERS di rumah sakit. Jadi sampai sekarang tidak ada travel warning, yang ada travel advice," ujar Anggito.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh