Tur sepeda atau yacht sedang marak dilakukan di Indonesia. Tour de Singkarak, Sail Bunaken, dan Sail Belitong 2012 adalah beberapa di antaranya. Cara lain yang tak kalah ampuh untuk mempromosikan wisata daerah adalah tur sepeda motor, apalagi jika ajang tersebut tingkat internasional.
"Ini ide baru di Indonesia, tur superbike Ducati di Belitung. Satu ajang promosi wisata yang baik untuk daerah tersebut," tutur Menparekraf Mari Elka Pangestu saat acara pelepasan Ducati Touring Superbike Isle of Belitung TT di halaman Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/2014).
Akhir pekan ini, Pulau Laskar Pelangi itu memang menjadi tempat digelarnya ajang touring motor mewah Ducati. Nama ajang tersebut adalah 'Ducati Touring Superbike, Isle of Belitung TT' .
Touring ini digelar pada 23-25 Mei 2014, dengan titik start dan finish di lokasi pembangunan Belitung Highland Resort. Lokasinya tepat di sebelah lokasi pembangunan Museum Maritim Nasional.
"Ini touring superbike pertama di Indonesia. Namun di dunia, sudah ada Isle of Man di Inggris yang terkenal sebagai tempat touring Ducati tingkat internasional tiap tahunnya," tambah Mari.
Tahun ini, touring Ducati di Belitung akan diikuti para pemotor Ducati di Indonesia. Namun ke depannya, diharapkan ajang ini akan diikuti oleh para peserta internasional.
"Mengingat pemilik motor Ducati ada 44.000 orang di seluruh dunia, sementara di Indonesia ada 600 orang," kata Mari.
Sejak dikenal sebagai 'Pulau Laskar Pelangi', nama Belitung mulai melejit di kalangan turis baik domestik maupun internasional. Selain Pantai Tanjung Tinggi, Belitung juga punya banyak destinasi wisata alam dan kuliner yang diminati wisatawan.
"Apalagi sudah ada Hotel Aston, menyusul beberapa hotel yang akan dibangun seperti Dharmawangsa. Ini juga membuat Belitung menjadi spot investasi yang bagus," tutup Mari.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama