Pemerintahan sementara yaitu National Council for Peace and Order (NCPO) mempersingkat jam malam di Thailand, dari sebelumnya pukul 22.00-05.00 menjadi pukul 00.00-04.00. Pengurangan jam malam berlaku efektif mulai Rabu (28/5/2014), demikian menurut Tourism Authority of Thailand dalam rilis mereka.
"Artinya turis yang mengunjungi Thailand akan punya waktu lebih banyak untuk menikmati berbagai atraksi wisata dari budaya, keindahan alam sampai aneka aktivitas termasuk petualangan, spa, belanja dan wisata medis," kata TAT.
Situasi Bangkok menurut TAT sudah tenang. Lokasi unjuk rasa dan basis berkumpulnya massa demonstran sudah dikosongkan. Hal itu tampak di dekat kantor pemerintah di Ratchadamnoen Klang dan Nok Avenue.
Kelompok anti pemerintah sudah meninggalkan kawasan tersebut dan sudah dilakukan aksi bersih-bersih. Jalanan di kawasan itu sudah dibuka kembali secara normal untuk lalu lintas kendaraan.
Meski demikian, turis diingatkan untuk selalu membawa paspor kemanapun mereka pergi. Hal ini untuk berjaga-jaga siapa tahu ada pemeriksaan oleh aparat keamanan.
Turis pun diminta mengingat-ingat jalan di sekitar. Jika terganggu dengan arus massa demonstran atau mobilitas tentara, mereka hendaknya tahu kemana jalan yang aman.
(fay/aff)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh