Junta militer memutuskan untuk mengakhiri jam malam di kota resor Pattaya, Koh Samui dan Phuket yang telah diberlakukan sejak kudeta militer bulan lalu. Langkah ini dilakukan demi kepentingan dunia pariwisata.
"Ini untuk menciptakan iklim yang mendukung bagi pariwisata," demikian pengumuman junta militer Thai yang disiarkan televisi nasional seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (3/6/2014).
"Wilayah lainnya di negara akan tetap berada dalam aturan jam malam," demikian disampaikan pihak militer.
Aturan jam malam ini mulai diberlakukan setelah kudeta militer pada 22 Mei lalu. Saat mengumumkan kudeta militer itu, panglima militer Thailand, Jenderal Prayuth Chan-O-Cha meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Menurut Prayuth, kudeta ini demi mengembalikan kondisi Thailand normal seperti semula.
Dengan adanya kudeta militer, ada sejumlah ketentuan berbeda yang diterapkan militer di Thailand. Selain membubarkan demonstran, militer juga melakukan sensor pada media massa, di mana seluruh televisi dilarang beroperasi seperti biasa dan hanya diperbolehkan menyiarkan konten militer.
(fay/fay)











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Setelah Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Acara Lari, Entourage Bali Minta Maaf
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten