Peta Wisata Kuliner Nusantara Akan Mulai Beredar Bulan Juni

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Peta Wisata Kuliner Nusantara Akan Mulai Beredar Bulan Juni

- detikTravel
Sabtu, 07 Jun 2014 21:03 WIB
Peta Wisata Kuliner Nusantara Akan Mulai Beredar Bulan Juni
Aneka menu Nasi Jamblang khas Cirebon (Fitraya/detikTravel)
Jakarta - Wisatawan selalu membutuhkan peta saat traveling di Indonesia. Mulai bulan Juni, ditargetkan sudah beredar peta wisata di Indonesia yang dilengkapi dengan spot wisata kuliner.

Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) akan menerbitkan City Map sebagai media promosi untuk kepariwisataan Indonesia. Melalui jumpa pers yang dilakukan pada Sabtu (7/6/2014) siang di JCC, Jakarta, Ketua BPPI Yanti Sukamdani menjelaskan bahwa pihaknya memiliki program baru bernama City Map untuk mendorong pertambahan jumlah wisatawan ke Indonesia.

"City Map ini merupakan peta yang akan menempatkan beberapa restoran atau tempat-tempat kuliner menarik yang ada di Indonesia. Dengan menggunakan City Map ini para wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara, tidak akan kesulitan lagi untuk menemukan spot-spot kuliner enak di Indonesia," kata Yanti.

Seperti namanya, City Map akan dibuat per kota. Awalnya dimulai dari Jakarta. Lalu, BPPI akan melakukan roadshow ke beberapa kota lainnya di Indonesia untuk mendukung program baru ini.

"Rencananya penerbitan City Map ini akan dilakukan sebelum roadshow. Roadshow kan nanti bulan Juli. Nah, City Map ini Insya Allah akan diterbitkan bulan ini," janjinya.

Penerbitannya sendiri akan disusun per tiga bulan sekali. Hal ini dimaksudkan agar semua restoran atau tempat kuliner yang ingin promosi melalui City Map terbagi rata.

"Sistemnya seperti iklan. Jadi, siapa saja yang ingin mempromosikan tempat makan enak di daerahnya bisa segera meminta kami untuk memasukkannya ke dalam City Map," kata dia.

Yanti melanjutkan, wujud dari City Map sendiri tidak hanya berupa versi print-an cetak saja, tetapi juga akan dibuat versi digitalnya. Penyebarluasan City Map nantinya akan ditempatkan ke beberapa hotel, kedutaan-kedutaan besar di Indonesia, bandara, serta semua akses yang diketahui memiliki jumlah wisatawan yang cukup banyak.

Nantinya, City Map tidak terbatas hanya untuk promosi tempat kuliner saja. Untuk program jangka panjang, City Map juga akan memuat seperti lokasi-lokasi hotel di Indonesia, serta produk-produk pariwisata lainnya yang mampu menjual image Indonesia indah, terutama di mata dunia.

(fay/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads