Pecinta kegiatan lari kelihatannya tidak boleh melewatkan event MesaStila Challenge 2014 oleh MesaStila Hotel & Resort. Setelah sebelumnya hadir dengan jarak 13K, dan 21K (half-marathon), maka ada tambahan 60K yang baru diadakan tahun ini. Event lari seru ini rencananya diadakan pada 11-12 Oktober 2014.
"MesaStila ingin mendorong sport tourism dan pariwisata di Jawa Tengah dengan event MesaStila Challenge 2014," ujar GM Manager MesaStila, Isa Ismail dari Gedung Sapta Persona, Jakarta, Kamis (19/6/2014).
Tahun ini, Kemenparekraf juga mendukung penuh acara ini. Terbukti dari jumpa pers yang dilangsungkan di Kemenparekraf mengenai acara tersebut. Event ini diharapkan tidak kalah seru dengan acara serupa seperti di Rinjani, maupun Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
"Kami sangat mendukung. Event MesaStila Challenge ini bukan hanya sport tourism, tapi juga soal pariwisata, ujar Wamenparekraf, Sapta Nirwandar.
Tujuan dari penyelenggaraan MesaStila Challenge 2014 adalah untuk mempromosikan 'sport tourism,' juga untuk memperkenalkan budaya Jawa dan daerah Magelang khususnya. Pelari yang hadir adalah dari dalam negeri dan luar negeri, kelasnya internasional.
Event ini juga diharap dapat mempromosikan MesaStila, Museum Kereta Ambarawa, dan juga Gunung Merbabu sebagai destinasi wisata di Jawa Tengah. Pihak MesaStila juga berkeinginan menjadi tujuan dan tempat untuk 'Ultra training camp' yang berkiblat ke 'Ultra Training Mount Blanc' yang berkelas internasional.
"Untuk tahun ini, target kami adalah 300 peserta. Jumlah partisipasi sudah 50% yang mendaftar, " ujar Isa Ismail
Bagi siapapun yang tertarik, bisa mendaftar langsung di website resmi MesaStila. Biaya pendaftaran untuk 13K dan 21K adalah Rp 350 ribu untuk lokal, dan USD 40 bagi warga asing. Sedangkan 60K atau Ultra dikenakan biaya Rp 650 ribu untuk lokal, dan USD 75 bagi warga asing.
(ptr/ptr)











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Terpopuler: Pendaki Bawa Sapi ke Gunung Rinjani untuk Disembelih,Berujung Dikecam