Kebanyakan situs pencarian traveling hanya menampilkan beberapa produk saja. Skyscanner memiliki konsep yang cukup berbeda. Ia menggabungkan semuanya.
"Kami menggabungkan dari semua maskapai, hotel, dan rental mobil yang bekerja sama, dalam satu situs saja," ujar Marketing Manager Skyscanner, Tika Larasati dalam wawancara di Recapital Building, Lantai 3, Jl Adityawarman Kav 55, Jakarta Selatan, Kamis (10/7/2014) petang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Skyscanner tidak menjual tiket pesawat, melainkan mengarahkan traveler ke maskapai atau agen perjalanan yang bersangkutan, kami hanya mengumpulkan data harga," lanjut Tika.
Saat ini, sudah banyak sekali maskapai, chain hotel, hingga agen perjalanan yang sudah bekerja sama dengan situs pencarian yang baru berkembang di Asia Pasifik 3 tahun lalu ini. Menurut Tika, semua maskapai bujet di Eropa sudah bekerja sama dengan Skyscanner. Sedangkan yang di Asia sedang dalam proses penggabungan.
Situs ini tentu memudahkan traveler terutama yang ingin mencari harga terbaik. Karena tidak perlu membuka banyak situs untuk mendapatkan harga yang dirasa pas bujet dan hati.
"Biasanya, kita butuh membuka 5 situs berbeda untuk membooking tiket pesawat, di sini, semuanya ada, jadi tak perlu membuang waktu untuk mencari dari situs lain," tutup Tika.
(shf/shf)











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Terpopuler: Pendaki Bawa Sapi ke Gunung Rinjani untuk Disembelih,Berujung Dikecam