Dilansir dari CNN Travel, Senin (4/8/2014) Songdowon International Children's Camp diselenggarakan pada 29 Juli kemarin. Pesertanya adalah 300 anak-anak dan ABG dari berbagai negara, seperti dari Korea Utara, Rusia, China, Vietnam, Tanzania dan Irlandia.
Jangan bayangkan kemping dengan suasana ala tentara. Kemping musim panas ini justru jadi kegiatan yang sangat menyenangkan. Para anak-anak dan ABG diajak bermain ke pantai untuk berjemur atau bermain pasir, bermain seluncuran air dan juga bermain voli. Pantainya pun pantai privat yang hanya boleh didatangi para peserta kemping.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal bermalam, ada gedung khusus yang disiapkan untuk peserta kempingnya. Asyiknya, fasilitas di gedungnya lengkap mulai dari pendingin ruangan di tiap kamar sampai berbagai macam video game. Biaya untuk mengikuti kemping di Korea Utara ini sebesar USD 270 atau sekitar Rp 3,1 juta.
Usut punya usut, Songdowon International Children's Camp ternyata sudah diadakan sejak tahun 1960. Saat itu, tujuannya adalah untuk mempererat hubungan antar negara komunis dan negara-negara non blok.
"Saya bisa belajar tarian tradisional Korea Utara dan tahu lagu-lagu tentang para pemimpin politik di Korea Utara. Songdowon adalah tempat kemping yang keren," ujar Valentina Boltacheva, salah satu peserta Songdowon International Children's Camp asal Rusia.
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Bandara Husein Sastranegara Beroperasi Lagi, Kertajati Jadi Bengkel Pesawat
Prabowo Beri Lampu Hijau, Bandara Husein Sastranegara Mulai Bersolek
Jokowi Dapat Gelar Baginda Pemuka Bangsa dari Keraton Kagungan Lampung, Apa Maknanya?