"Low season itu harus dicarikan paket khusus, misalnya membuat event wisata," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu dalam acara Halal Bihalal Kemenparekraf di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (7/8/2014).
Mari menambahkan, event-event wisata bisa diselenggarakan oleh tiap travel agent yang bekerjasama dengan pemerintah, seperti kerjasama dengan Kemenparekraf. Event wisata bisa dibuat sebagai paket wisata khusus, serta ada berbagai kegiatan atau atraksi unik yang khas di suatu tempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bulan-bulan low seasion, menurut Mari, biasanya terjadi saat bulan Maret sampai Mei. Saat itulah event-event wisata harus dikembangkan agar wisatawan tetap mau terus jalan-jalan. Meski, belum waktunya libur sekolah atau libur lainnya.
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong