Festival bahari Sail Raja Ampat diramaikan dengan Pameran Potensi Daerah Raja Ampat. Wisata yang terus berdatangan ke pameran bisa menyaksikan dan memborong aneka buah tangan dan kerajinan khas Raja Ampat. Ayo serbu!
Pameran Potensi Daerah Raja Ampat digelar sejak 19 Agustus hingga 23 Agustus 2014 di Lapangan Bola Waisai, Raja Ampat, Papua Barat. detiktravel yang ikut rombongan Kemenparekraf berkesempatan berkunjung ke pameran tersebut saat acara Sail Raja Ampat 2014, Kamis (21/8/2014).
Stan-stan memamerkan kerajinan khas Raja Ampat hingga aneka makanan ringan. Ada stan perhiasan mutiara, stan tas anyaman, koteka, kaos Raja Ampat hingga makanan ringan dari rumput laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang sama diutarakan Dian (24). Mahasiswi Universitas Negeri Makassar ini membeli sebuah tas anyaman.
"Tasnya seharga Rp 75 ribu. Harganya bagi saya masih terjangkaulah," ujar perempuan yang kini tengah mengikuti program Sarjana Mendidik Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T) di Raja Ampat ini.
Sementara Narti, kawan Dian mengaku membeli kaos Raja Ampat seharga Rp 130 ribu. "Buat oleh-oleh," ujar Narti sambil tersenyum.
Direktur Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf Esthy Reko Astuty mengatakan pameran tersebut merupakan rangkaian program nasional Sail Raja Ampat untuk mengekpos, mempromosikan produk dari tiap sektor Kemenparekraf. Menurut dia, Kemenparekraf mencoba mempromosikan destinasi, pariwisata dan industri kreatif Raja Ampat dan sekitarnya.
"Seperti hasil binaan ekonomi kreatif topi pari. Kita ingin bagaimana membuat topi pari cantik, berwarna, kuat, rapi desainnya," ujar Esthy saat meninjau pameran.
Pameran ini merupakan rangkaian Sail Raja Ampat yang akan digelar di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC). Sail keenam di Indonesia ini bertema 'Membangun Bahari, Menuju Raja Ampat ke Pentas Wisata Dunia'. Sail Raja Ampat diharapkan mampu mendongkarak wisatawan dan perekonomian daerah. (fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh