Ponsel Dicuri di Eropa, Tagihan Pulsa Turis Ini Sampai Rp 6 M!

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ponsel Dicuri di Eropa, Tagihan Pulsa Turis Ini Sampai Rp 6 M!

- detikTravel
Kamis, 18 Sep 2014 12:10 WIB
Ponsel Dicuri di Eropa, Tagihan Pulsa Turis Ini Sampai Rp 6 M!
Ilustrasi (Getty Images)
Jakarta - Baru-baru ini, seorang turis Australia mengaku ponselnya dicuri di Eropa. Begitu pulang ke negaranya, dia dikagetkan dengan tagihan pulsa roaming ponselnya mencapai USD 517 ribu atau sekitar Rp 6 miliar. Celaka dua belas!

Dilansir dari CNN Travel, Kamis (18/9/2014) peristiwa tersebut diungkapkan oleh Ombudsman Australia bagian telekomunikasi. Turis pria itu diketahui bernama David.

Ketika kembali ke Australia setelah traveling dari Eropa, David kaget bukan kepalang ketika menerima tagihan pulsa telefon roaming dari ponselnya. Tagihannya mencapai USD 517 ribu atau sekitar Rp 6 miliar!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia telah melaporkan diri bahwa kehilangan ponsel ke kepolisian setempat saat liburan di Eropa (tidak disebutkan negaranya-red) dan ke pihak provider ponsel miliknya," demikian laporan dari Ombudsman Australia.

Setelah ditelusuri, ponsel milik David yang dicuri ternyata melakukan beberapa panggilan roaming ke berbagai negara. Salah satu telepon yang terlama adalah ke Somalia.

Kabar gembira bagi David, Ombudsman Australia berhasil membelanya kepada pihak provider. David akhirnya dibebaskan untuk membayar tagihan ponsel miliknya.

Di balik kasus David, Australia memang dikenal sebagai salah satu negara dengan biaya roaming paling mahal di dunia. Negara lainnya yakni Polandia, Jepang, Israel, Chile, Meksiko, Amerika Serikat dan Kanada. Sedangkan Yunani dan Islandia, adalah dua negara dengan biaya roaming paling murah.

Namun, ada baiknya juga kita belajar dari kejadian yang dialami David. Jagalah tiap barang bawaan Anda dengan benar ketika sedang traveling ke luar negeri.

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads