"Kami sudah tidak terbang lagi ke Jeddah. Itu sudah keputusan kantor pusat," ujar Rozana Lee, Manager East Indonesia Cathay Pacific Airways Limited kepada wartawan di Surabaya, Selasa (29/9/2014).
Ia mengatakan, kantor pusat Cathay Pacific selalu menganalisa dan mengevaluasi setiap tujuan atau destinasi. Namun, dirinya, tidak mengetahui alasan dari kantor pusat tentang penghentian jalur penerbangan tujuan Hongkong-Jeddah dan sebaliknya, sejak 27 Maret 2014 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak tujuan populer masyarakat Indonesia dan Surabaya lainnya seperti ke Hong Kong, Korea Selatan, Jepang, China ke Shanghai, Beijing. Ada 20 tujuan populer lainnya selain ke China," tuturnya.
Ia menambahkan, dalam kurun waktu dua tahun ke depan, Cathay membuka 3 rute penerbangan baru yakni Hong Kong-Manchester, Inggris. Rencananya pelayanan penerbangan sebanyak 4 kali seminggu itu berlaku pada Desember 2014.
Sedangkan dua rute baru lainnya yakni Hong Kong-Zurich, Swiss rencananya beroperasi pada Maret 2015. Serta tujuan Hong Kong-Boston, Amerika Serikat mulai sekitar Mei 2015. Ketiga rute baru tersebut akan menggunakan armada Boeing 777-300ER.
Rozana menegaskan, Cathay Pacific akan terus berupaya maksimal memberikan pelayanan kepada konsumen. Bahkan, maskapai asal Hong Kong ini dinobatkan sebagai 'World's Best Airline' untuk keempat kalinya di acara tahunan Skytrax Award (2003, 2005, 2009 dan 2014).
Bahkan, untuk yang pertama kalinya di Indonesia, akan ada Cathay Pacific Travel Fair di dua kota besar yakni di Surabaya dan Jakarta. "Rencananya mulai 23-26 Oktober. Kita akan menawarkan harga yang terbaik," tandasnya.
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong