Traveler Tuntut TSA Karena Buang Abu Jenazah Ibu

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Traveler Tuntut TSA Karena Buang Abu Jenazah Ibu

- detikTravel
Selasa, 07 Okt 2014 07:47 WIB
Traveler Tuntut TSA Karena Buang Abu Jenazah Ibu
Wadah abu jenazah ibunda milik Thomas (CNN)
Cleveland - Seorang traveler marah bukan kepalang dan menuntut petugas keamanan bandara AS (TSA) ke pengadilan. Petugas TSA dengan ceroboh membuang abu jenazah mendiang ibundanya yang sudah dikremasi. Duh!

Dilansir dari CNN, Selasa (7/10/2014) tuntutan ke pengadilan terhadap TSA dilakukan oleh Shannon Thomas. Dia pada 5 Oktober 2012 silam terbang dari Cleveland ke Puerto Rico, membawa wadah berisi abu jenazah ibunya. Dia dititipkan amanah sang ibunda untuk menabur abunya di Laut Karibia.

Saat berada di Bandara Internasional Cleveland Hopkins, Thomas melakukan pemeriksaan keamanan. Petugas TSA tanpa ba-bi-bu membuka kopernya, mengambil kotak abu jenazah, membuat dan melihat isinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, di sinilah masalahnya dimulai. Petugas TSA itu rupanya menutup wadah abu jenazah dengan asal-asalan. Betapa kagetnya Thomas ketika sampai di Puerto Rico, abu jenazah ibunya bertebaran di dalam koper. Thomas marah sekaligus sedih bukan kepalang. Tak ada yang tersisa dari jenazah ibunya.

Dalam tuntutan ke pengadilan, Thomas mengatakan tidak ada permintaan maaf atau penyesalan dari TSA sampai 2 tahun setelah kejadian itu. Thomas pun maju ke pengadilan karena TSA dinilainya telah menyebabkan stress emosional, merusak barang milik seseorang dan mengganggu keterlaluan terhadap apa yang menjadi sisa dari jenazah manusia.

Di sisi lain, tindakan TSA memeriksa keamanan tas dengan alasan mencegah aksi terorisme juga kembali dipertanyakan. TSA juga diminta lebih sensitif dan peduli terhadap traveler. Beberapa barang yang dianggap biasa di mata petugas TSA, bisa jadi sangat penting di mata para traveler. Contohnya adalah wadah abu jenazah seseorang.

(fay/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads