Pengalaman menginap juga dirasakan oleh wisatawan dan pelaku usaha wisata sebagai salah satu faktor penting dalam liburan. Traveling tidak hanya menikmati objek wisata namun juga tidur nyaman dengan pengalaman yang menyenangkan.
Seiring dengan tingginya kompetisi dari berbagai operator hotel untuk berebut wisatawan, hadirlah hotel-hotel unik atau kamar hotel dengan desain yang luar biasa. Keunikan ini tentu menjadi daya tarik agar wisatawan menginap di tempat mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ide dan kreativitas adalah pangkal dari keberadaan hotel unik ini. Kondisi alam juga bisa dimanfaatkan untuk menciptakan hotel yang luar biasa. Bolivia punya hotel yang dibuat dari garam, bahkan di tengah gurun di Utah, AS, bukan halangan untuk mencipta hotel mewah bernuansa gurun.
Cuaca ekstrem dingin malah melahirkan ide untuk membuat hotel dari es! Kalau itu belum aneh, letak geografis membuat sebuah hotel di Eropa memiliki lantai 1 di Prancis dan lantai 2 di Swiss. Sungguh aneh tapi nyata, bukan?
Yang cukup sering dicoba di banyak tempat adalah aneka kamar hotel berupa rumah pohon. Hotel unik atau kamar hotel unik juga didesain berdasarkan minat wisatawan. Lagi-lagi di Jerman, ada kamar hotel dari body mobil antik untuk penggemar otomotif atau aneka karya desain interior para seniman yang mencengangkan.
Konsep daur ulang juga dipakai untuk membuat hotel unik. Tapi yang paling dahsyat ada di Swedia dimana bekas pesawat Boeing 747 dijadikan hotel! Bahkan terkait dengan budaya, Jepang pun sudah duluan menciptakan Love Hotel, hotel untuk bercinta dengan aneka desain kamar yang 'nakal'.
Seiring dengan berkembangkan kreativitas pelaku wisata, ke depannya kita masih akan dikejutkan dengan aneka hotel unik entah apalagi. Hal ini semakin menunjukan bahwa hotel adalah salah satu bagian penting dalam traveling yang tidak bisa dipisahkan.
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama