Menteri Pariwisata Arief Yahya menyampaikan uneg-unegnya dalam rapat dengan Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo dan perwakilan Kemhan. Arief menilai untuk melakukan kerja dan perbaikan selama ini pemerintah selalu lambat.
"Pemerintah selalu lambat dalam speed, maunya sendiri-sendiri kerjanya," jelas Arief di Kementerian Pariwisata, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (5/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Negara ini hanya perlu visi, visi negara dan presiden. Kementerian hanya menjalankan, ini yang baru dinamakan solid, kalau tidak solid lawan saja presidennya," terang dia.
Karena itu, menurutnya, dengan kekuatan kebijakan pemerintah harus bisa menelurkan yang bermanfaat untuk masyarakat.
"Walaupun pariwisata nggak punya uang, kita punya kebijakan, costumer service dan financial perspektif," tegasnya.
(fay/fay)











































Komentar Terbanyak
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030
Malaysia Rajai Pariwisata ASEAN, Indonesia Kalah dari Vietnam